Dipersembahkan oleh Center Stage Community (Censtacom), Rodgers & Hammerstein’s Cinderella mengangkat kisah klasik Cinderella, pertunjukan ini memadukan unsur musik, dialog, dan visual panggung dalam satu kesatuan yang dirancang untuk dapat dinikmati oleh berbagai kalangan penonton.
Dari sisi produksi, pertunjukan ini didukung oleh Wishnu Dewanta bersama Wishnu Dewanta Orchestra yang bertanggung jawab atas penggarapan musik. Aspek vokal para pemeran diarahkan oleh Moneva, yang memastikan kualitas vokal dan harmonisasi dalam setiap penampilan.
| Baca juga: Merayakan Keberagaman Budaya di Festival Musikal Indonesia 2025 |
Jajaran pemain Rodgers & Hammerstein’s Cinderella turut menghadirkan sejumlah figur publik dan talenta muda, antara lain Jane Calista, Chloe Leman, Fei Luthfy, dan Elmandsipasi. Kehadiran para pemain ini menjadi salah satu daya tarik utama sekaligus memperluas jangkauan pertunjukan kepada audiens yang lebih beragam.
Josephine Angelica, selaku Sutradara sekaligus Produser, menyampaikan bahwa pementasan ini menjadi langkah penting bagi Censtacom dalam menghadirkan karya teater musikal kelas dunia ke panggung Indonesia.
Melalui Cinderella, Censtacom berharap dapat memperluas apresiasi masyarakat terhadap teater musikal serta menghadirkan pengalaman seni pertunjukan yang dapat diakses oleh publik luas. Total ada tujuh pertunjukan Rodgers & Hammerstein’s Cinderella yang berlangsung secara umum hingga Minggu, 18 Januari 2026.
| Baca juga: Censtacom Bawa Pertunjukan Musikal Rodgers & Hammerstein's Cinderella ke Indonesia |
Sementara itu, Center Stage Community (Censtacom) merupakan komunitas teater yang berbasis di Jakarta dengan tujuan memberi ruang bagi seniman muda untuk menyalurkan kreativitas dan bakat mereka. Censtacom telah menghadirkan 19 produksi musikal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News