Pelaksanaan Wondr Kemala Run 2026 di Bali, berlangsung sukses dan mendapat apresiasi luas. ist
Pelaksanaan Wondr Kemala Run 2026 di Bali, berlangsung sukses dan mendapat apresiasi luas. ist

Kawal Standar Internasional, Syah Group Dukung Kesuksesan wondr Kemala Run 2026 di Bali

Adri Prima • 22 April 2026 15:13
Ringkasnya gini..
  • Ajang lari internasional wondr Kemala Run 2026 yang digelar di Gianyar, Bali, sukses berlangsung meriah dan menuai apresiasi luas.
  • Di balik kesuksesan tersebut, erdapat peran strategis Syah Creative Indonesia (Syah Group) sebagai event management yang mengawal kegiatan.
  • Pengamat ekonomi, I Gede Nandya Oktora Panasea, memperkirakan perputaran ekonomi selama acara berlangsung mencapai Rp110 miliar hingga Rp140 miliar.
Gianyar: Ajang lari internasional wondr Kemala Run 2026 yang digelar di Gianyar, Bali, sukses berlangsung meriah dan menuai apresiasi luas. Di balik kelancaran operasional dan kemasannya yang berkelas, terdapat peran strategis Syah Creative Indonesia (Syah Group) sebagai event management yang dipercaya mengawal jalannya kegiatan sesuai standar profesionalisme tinggi.
 
CEO Syah Group, Ferrisyah, menyampaikan bahwa kesuksesan besar ini merupakan buah dari kolaborasi solid antara manajemen event dengan visi luar biasa dari pihak penyelenggara.
 
“Keberhasilan wondr Kemala Run 2026 adalah hasil sinergi yang luar biasa antara Yayasan Kemala Bhayangkari, para stakeholder, serta dukungan penuh masyarakat. Kami merasa terhormat dapat dipercaya untuk menerjemahkan konsep besar ini menjadi sebuah pengalaman yang tidak hanya berkualitas secara teknis, tetapi juga berkesan bagi seluruh peserta,” ujar Ferrisyah dalam keterangannya, Selasa (21/4/2026).

Persiapan matang telah dilakukan tim Syah Group selama kurang lebih empat bulan. Mengingat skala kegiatan yang mencakup partisipan nasional hingga mancanegara, perencanaan mendalam menjadi kunci utama.
 
“Karena acara ini berskala internasional, detail perencanaan menjadi prioritas kami sejak awal. Kami sangat bersyukur melihat antusiasme masyarakat dan apresiasi positif terhadap alur kegiatan yang kami siapkan,” tambah Ferri.
 
Antusiasme tersebut tidak hanya datang dari para pelari, tetapi juga para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal. Keterlibatan UMKM ini dirancang untuk memberikan nilai tambah pada ekosistem event. Menurut Ferri, partisipasi aktif UMKM lokal di area kegiatan menjadi bukti bahwa acara ini sukses memberikan dampak ekonomi yang merata. Selain itu, Ferri menegaskan bahwa kesuksesan penyelenggaraan ini sekaligus memperkuat posisi Bali sebagai destinasi wisata olahraga (sport tourism) unggulan di kancah global. Ia juga mengapresiasi kerja keras seluruh tim di lapangan yang memastikan transisi dari setiap tahapan acara berjalan tanpa kendala.
 
Wondr Kemala Run 2026 adalah inisiasi Yayasan Kemala Bhayangkari di bawah kepemimpinan Juliati Listyo Sigit Prabowo. Oleh para pelari yang membagikan pengalamannya di media sosial, event ini disebut sebagai salah satu lomba lari dengan manajemen paling rapi, mulai dari tahap registrasi hingga pelaksanaan di hari puncak.
 
Ketua Panitia wondr Kemala Run 2026, Deni Agus Suryonugroho, turut memberikan apresiasi atas dukungan seluruh pihak yang terlibat. “Kami atas nama Ketua Umum Bhayangkari mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Bali dan seluruh peserta atas partisipasi yang luar biasa,” tuturnya.
 
Kepuasan senada diungkapkan oleh para peserta, termasuk figur publik Febby Rastanty. “Aku sangat puas karena semua agenda berjalan rapi, tepat waktu, dan rutenya sangat bersih. Pelari benar-benar bisa menikmati kompetisi dengan nyaman,” ungkapnya.
 

Kontribusi Ekonomi dari Pekerjaan EO


Ferrisyah juga menyampaikan pesan kuat tentang kontribusi pekerja EO dalam menggerakkan perekonomian. “Dalam satu kali kegiatan seperti ini, banyak mitra pekerja freelance yang kami rekrut, termasuk teman-teman freelancer dari Bali. Belum lagi, mitra vendor kami, untuk stage, penyiapan rute dan banyak lagi,” kata Ferri.
 
Ferri pun berharap, peluang sport tourism bisa dihidupkan pula di banyak lokasi lain di Indonesia, untuk menghidupkan rantai pasok lokal. 
 
Harapan Ferri agar lebih banyak kegiatan sport tourism ternyata memiliki benang merah dengan pendapat pengamat.
 
Pengamat ekonomi dari Universitas Udayana, I Gede Nandya Oktora Panasea, memperkirakan perputaran ekonomi selama acara berlangsung mencapai Rp110 miliar hingga Rp140 miliar, mencakup sektor akomodasi, transportasi, hingga perdagangan lokal.
 
I Gede Nandya menjelaskan, event skala internasional seperti Kemalarun adalah stimulus krusial bagi pertumbuhan ekonomi regional Bali yang saat ini berada di angka 5,82% (YoY), lebih tinggi dari rata-rata nasional.
 
Menurutnya, mobilitas massa yang ditarik oleh Wondr Kemala Run 2026 secara langsung menjawab kebutuhan Bali akan aktivitas pariwisata yang menyumbang hampir 60% ekonomi lokal.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(PRI)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>