Dua anak berkebutuhan khusus menjalani terapi di Sekolah Inklusif , ANT/Zabur Karuru.
Dua anak berkebutuhan khusus menjalani terapi di Sekolah Inklusif , ANT/Zabur Karuru.

Terapis Wicara Kesulitan Lanjut ke Jenjang S2 Linier

22 Juni 2018 18:21
Jakarta:  Ikatan Terapi Wicara Indonesia (IKATWI) berharap pemerintah memberikan beasiswa bagi terapis wicara muda berprestasi untuk melanjutkan pendidikan di luar negeri.  Beasiswa luar negeri tersebut untuk meningkatkan kualitas pendidikan profesi terapi
wicara di Indonesia.
 
"Pilih terapis wicara yang masih muda, pikirannya segar dan cerdas untuk dikirim ke luar negeri, dengan persyaratan setelah kembali harus mengembangkan pendidikan terapi wicara di Indonesia," kata Ketua Umum Ikatan Terapi Wicara Indonesia (IKATWI), Waspada kepada Antara,  Jumat, 22 Juni 2018.
 
Dikatakan, pendidikan profesi terapi wicara di Indonesia saat ini masih sebatas jenjang diploma empat (D4).  Perkembangan pendidikan terapi wicara di Indonesia sangat lambat bila  dibandingkan dengan di luar negeri, misalnya Malaysia, yang sudah sampai tingkat strata dua (S2) atau strata tiga (S3).

"Terus terang, kami merasa sangat tidak nyaman bersaing dengan mereka yang pendidikannya sudah lebih tinggi," tuturnya.
 
Waspada mengatakan terapis wicara memang sudah ada yang melanjutkan pendidikan hingga S2 atau S3, tetapi tidak linier dengan pendidikan profesi D4 terapi wicaranya.
 
Akibatnya, mereka tidak bisa berperan mengembangkan pendidikan profesi terapi wicara yang lebih tinggi di Indonesia. "Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi mensyaratkan pendirian institusi pendidikan harus oleh pendidik yang pendidikannya linier. Kalau tidak didorong, tidak mungkin ada pendidikan lanjutan yang linier untuk profesi terapi wicara," katanya.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(CEU)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>