medcom.id, Jakarta: Empat orang tewas seketika setelah tersambar Kereta Api Menoreh jurusan Semarang-Jakarta, di perlintasan kereta api Kosambi, Karawang, Jawa Barat. Saat kejadian, keempatnya berada dalam satu sepeda motor.
Seorang petugas perlintasan kereta api Kosambi, Tarman, mengatakan empat korban itu tewas saat menerobos palang pintu perlintasan kereta api, Jumat (10/4/2015).
Dari empat korban tersebut, dua di antaranya orang dewasa yakni Nurhasanah dan Nendah, seorang anak berusia enam tahun bernama Suci serta satu bayi di bawah lima tahun bernama Hanan.
Keempat korban tercatat sebagai warga Dusun Mangga Besar II, Desa Walahar, Kecamatan Klari, Karawang.
Menurut Tarman, saat kejadian palang pintu kereta sudah tertutup. Tetapi pengguna sepeda motor yang melintas dari arah Telagasari menuju Pasar Kosambi itu menerobos setelah satu kereta lewat.
Tetapi selang beberapa waktu, secara tiba-tiba, dalam kecepatan tinggi, kereta api kembali melintas.
"Korban tiba-tiba menerobos palang perlintasan. Mungkin tidak melihat datangnya kereta api dari arah Semarang-Jakarta, dan korban pun tersambar sampai akhirnya meninggal dunia," kata Tarman di Karawang.
Empat korban yang meninggal dunia itu kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karawang untuk autopsi. Sedangkan sepeda motor korban jenis Honda Beat diamankan di Mapolsek Klari.
medcom.id, Jakarta: Empat orang tewas seketika setelah tersambar Kereta Api Menoreh jurusan Semarang-Jakarta, di perlintasan kereta api Kosambi, Karawang, Jawa Barat. Saat kejadian, keempatnya berada dalam satu sepeda motor.
Seorang petugas perlintasan kereta api Kosambi, Tarman, mengatakan empat korban itu tewas saat menerobos palang pintu perlintasan kereta api, Jumat (10/4/2015).
Dari empat korban tersebut, dua di antaranya orang dewasa yakni Nurhasanah dan Nendah, seorang anak berusia enam tahun bernama Suci serta satu bayi di bawah lima tahun bernama Hanan.
Keempat korban tercatat sebagai warga Dusun Mangga Besar II, Desa Walahar, Kecamatan Klari, Karawang.
Menurut Tarman, saat kejadian palang pintu kereta sudah tertutup. Tetapi pengguna sepeda motor yang melintas dari arah Telagasari menuju Pasar Kosambi itu menerobos setelah satu kereta lewat.
Tetapi selang beberapa waktu, secara tiba-tiba, dalam kecepatan tinggi, kereta api kembali melintas.
"Korban tiba-tiba menerobos palang perlintasan. Mungkin tidak melihat
datangnya kereta api dari arah Semarang-Jakarta, dan korban pun tersambar sampai akhirnya meninggal dunia," kata Tarman di Karawang.
Empat korban yang meninggal dunia itu kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karawang untuk autopsi. Sedangkan sepeda motor korban jenis Honda Beat diamankan di Mapolsek Klari.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(TRK)