Kemensos Targetkan Indonesia Bebas Gepeng 2019
Ilustrasi--seorang perempuan mengendong anak ketika mengemis--Antara/Paramayuda
Jakarta: Kementerian Sosial menargetkan agar pada 2019, sudah tidak ada lagi gelandangan dan pengemis (gepeng) di Indonesia. Salah satu program yang diusung ialah " Risol Gepeng Mas". 

Risol Gepeng Mas adalah program outreach yang dilakukan Panti Sosial Bina Karya dalam bentuk program rehabilitasi bagi Gepeng yang sifatnya luar Panti.

"Program tersebut terus di tingkatkan khususnya di daerah yang rentan penduduknya jadi pengemis," kata Direktur Rehabilitasi Sosial (Rehsos) Tuna Sosial dan Korban Perdagangan Orang Kementerian Sosial Sonny W. Manalu ketika dihubungi, Rabu, 13 Juni 2018.


Baca: Dinsos Tangsel: Kesadaran Gepeng Direhabilitasi Masih Minim

Menurutnya dalam mencapai target tersebut, Kementerian Sosial tidak bisa bekerja sendiri sebab akar masalah dari adanya penyandang tuna sosial ialah kemiskinan. Karena itu, pemerintah daerah, ujarnya, diharapkan dapat melakukan pencegahan diantaranya melalui pemberdayaan ekonomi agar warganya tidak mengemis.

"Ini merupakan tanggung jawab semua pihak mulai dari Hulu hingga ke hilir," imbuhnya.

Upaya lain yang dilakukan untuk mengurangi gepeng yakni dengan menyiapkan perkampungan khusus gepeng. Di kampung tersebut, pemerintah daerah, dinas sosial dan pemangku kepentingan lain mendorong pemberdayaan ekonomi bagi warga. Salah satunya sudah dilakukan di Malang, Jawa Timur.

Dengan kreativitas warga, di sana perkampungan Gepeng diubah mebjadi tempat wisata topeng. 




(YDH)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id