Ilustrasi Medcom.id.
Ilustrasi Medcom.id.

Kasus Covid-19 Masih Meningkat, PPKM Jawa-Bali Diperpanjang

Kautsar Widya Prabowo • 22 November 2022 08:41
Jakarta: Pemerintah memutuskan memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Pulau Jawa dan Bali. Perpanjangan berlaku mulai 22 November sampai 5 Desember 2022.
 
Hal itu diatur dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 49 Tahun 2022 tentang PPKM pada Kondisi Covid-19 di Wilayah Jawa dan Bali. Beleid tersebut diteken Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian pada Senin, 21 November 2022.
 
Dalam aturan itu, seluruh provinsi di Jawa dan Bali masuk dalam status level 1. Selain itu, terdapat beberapa ketentuan yang mengatur aktivitas masyarakat di tengah perpanjangan PPKM ini. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Seperti sekolah diizinkan untuk menggelar kegiatan belajar mengajar secara tatap muka terbatas dan dapat dilakukan secara jarak jauh. Kemudian, sektor perkantoran nonesensial diizinkan menerapkan kerja dari kantor dengan kapasitas 100 persen.
 
"Pelaksanaan kegiatan pada sektor nonesensial diberlakukan maksimal 100 persen Work From office (WFO) bagi pegawai yang sudah divaksin dan wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi pada pintu akses masuk dan keluar tempat kerja," tulis Imendagri Nomor 49 Tahun 2022, dikutip Medcom.id, Selasa, 22 November 2022.
 
Kemudian, seluruh kegiatan masyarakat di pusat perbelanjaan, pusat kebugaran, kegamaan, dan lainnya diizinkan untuk beroperasi dengan kapasitas 100 persen. Namun, masyarakat tetap diminta untuk menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara ketat. 
 

Baca juga: Kasus Konfirmasi Positif Covid-19 Tercatat Naik 5.172


 
Sementara itu, kasus aktif covid-19 di Indonesia menembus 60 ribu kasus per 18 November 2022. Angka tersebut tertinggi selama tujuh bulan terakhir.
 
"Kasus positif harian meningkat stabil, di angka 6-7 ribu kasus per hari. Sedangkan persentase kesembuhan masih dapat dipertahankan di angka 96 persen," kata juru bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito saat dihubungi, Minggu, 20 November 2022.
 
Pemerintah saat ini fokus meningkatkan cakupan vaksinasi booster. Kemudian, sosialisasi taat protokol kesehatan demi menjaga imunitas dan mengantisipasi puncak kasus covid-19.
 
"Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan telah mendatangkan 5 juta dosis Vaksin Pfizer untuk mengisi adanya kekosongan vaksin di beberapa daerah. Saat ini, sekitar 2,5 juta vaksin telah disebar untuk percepatan pelaksanaan kegiatan vaksinasi di kabupaten/kota," ungkap Wiku.
 
(END)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif