ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay
ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

Alasan Piringan Hitam Masih Diburu

Agustinus Shindu Alpito • 21 April 2014 18:34
medcom.id, Jakarta: Bagi penggemar musik, terkadang mendengarkan alunan musik saja tidak cukup. Ada beberapa hal terkait dengan musik yang turut digemari guna melengkapi kecintaan pada penggemarnya. Salah satu cara adalah mengoleksi piringan hitam atau vinyl.
 
Di Indonesia, tren mengoleksi piringan hitam cukup populer. Beberapa band tanah-air merilis vinyl yang tentu menambah daftar koleksi para penggemar piringan hitam. Superman Is Dead, Mocca, Seringai, dan Sore adalah beberapa band yang merilis karya mereka dalam bentuk vinyl. Antusias yang didapat terbilang tinggi, rilisan vinyl dari band-band lokal ini terus diburu para kolektor.
 
Beberapa faktor yang membuat vinyl tetap digemari hingga kini adalah karena kualitas suara yang dihasilkan, awet disimpan dan juga bentuknya yang khas dan klasik. Jika CD atau kaset mudah berjamur dan kualitas audio yang menurun seiring waktu penyimpanan, vinyl mampu menyimpan suara lebih solid.

Ade Firza Paloh, salah satu personel Sore, mengatakan bahwa alasan lain dari bertahannya tren vinyl karena medium musik ini merupakan simbol dari musik atau band itu sendiri.
 
"Sebenernya penggemar vinyl ingin menghargai musik lebih lain lagi, bukan dari apa yang dia dengar tapi seperti suatu emblem. simbol penghargaan musik, kayak suatu plakat," ujar Ade kepada Metrotvnews.com.
 
Meski bandnya telah merilis album dalam bentuk vinyl, Ade mengaku belum berani mencoba hobi yang cukup menguras kantong itu. "Nggak terlalu senang koleksi vinyl kalau gue. Hobi mengoleksi vinyl itu tuh adiktif, gue udah cukup adiktif dengan trompet," imbuh Ade.
 
Hal lain yang membuat vinyl unik adalah nilai jual bekas yang cenderung tinggi. Jika menjual kaset atau CD bekas, harga akan cenderung turun, lain ceritanya dengan vinyl. Untuk vinyl dari album yang masuk ke dalam daftar "album terbaik," tentu harga bekasnya bisa mencapai jutaan rupiah atau bahkan lebih. Nilai jual ini sangat tergantung dari kelangkaan, album, band, hingga kondisi fisik dari vinyl itu sendiri.
 
 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ENO)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>