Jakarta: Masyarakat tetap meramaikan Car Free Day (CFD) di Jakarta. Libur panjang Kematian Isa Almasih tak menyurutkan mereka untuk berolahraga di pusat Ibu Kota.
Niken, warga Kampung Melayu, mengaku memilih tetap berada di Jakarta selama libur panjang ini. Dia sengaja mengisi waktu akhir pekan ini bersama suami dan dua anaknya ke CFD karena tidak perlu merogok kocek besar.
"Saya lebih memilih tetap di Jakarta saja, mengajak anak-anak ikut Car Free Day merupakan hiburan tersendiri, selain itu gratis," kata Niken kepada Medcom.id, Minggu, 21 April 2019.
Seperti biasa, CFD Jakarta juga ramai para pedagang kaki lima. Mereka menjajakan dagangannya kepada para pengunjung CFD.
Salah seorang pedagang siomay, Jaja, mengaku datang sejak pukul 05.00 WIB, dan hingga pukul 08.00 WIB, dagangannya sudah laku setengah.
"Kalau Car Free Day itu banyak juga orang yang sekadar datang untuk jajan. Saya setiap Minggu pasti jualan di sini," tuturnya.
Selain orang-orang yang ingin berolahraga dan berdagang, ada juga kelompok dan organisasi tertentu yang hadir di CFD Jakarta. Misalnya, kelompok Mahasiswa Pecinta Alam Jabodetabeka yang hadir untuk memperingati Hari Bumi.
"Kami dari Mapala Jabodetabeka, datang untuk memperingati Hari Bumi. Rencananya massa yang datang berjumlah 100 orang," ujar Luki, salah satu peserta aksi.
CFD di Jakarta berlangsung setiap Minggu. Kendaraan roda dua dan empat, kecuali TransJakarta dilarang masuk wilayah M. H. Thamrin hingga Jenderal Sudirman hingga pukul 11.00.
Jakarta: Masyarakat tetap meramaikan
Car Free Day (CFD) di Jakarta. Libur panjang Kematian Isa Almasih tak menyurutkan mereka untuk berolahraga di pusat Ibu Kota.
Niken, warga Kampung Melayu, mengaku memilih tetap berada di Jakarta selama libur panjang ini. Dia sengaja mengisi waktu akhir pekan ini bersama suami dan dua anaknya ke CFD karena tidak perlu merogok kocek besar.
"Saya lebih memilih tetap di Jakarta saja, mengajak anak-anak ikut
Car Free Day merupakan hiburan tersendiri, selain itu gratis," kata Niken kepada Medcom.id, Minggu, 21 April 2019.
Seperti biasa, CFD Jakarta juga ramai para pedagang kaki lima. Mereka menjajakan dagangannya kepada para pengunjung CFD.
Salah seorang pedagang siomay, Jaja, mengaku datang sejak pukul 05.00 WIB, dan hingga pukul 08.00 WIB, dagangannya sudah laku setengah.
"Kalau
Car Free Day itu banyak juga orang yang sekadar datang untuk jajan. Saya setiap Minggu pasti jualan di sini," tuturnya.
Selain orang-orang yang ingin berolahraga dan berdagang, ada juga kelompok dan organisasi tertentu yang hadir di CFD Jakarta. Misalnya, kelompok Mahasiswa Pecinta Alam Jabodetabeka yang hadir untuk memperingati Hari Bumi.
"Kami dari Mapala Jabodetabeka, datang untuk memperingati Hari Bumi. Rencananya massa yang datang berjumlah 100 orang," ujar Luki, salah satu peserta aksi.
CFD di Jakarta berlangsung setiap Minggu. Kendaraan roda dua dan empat, kecuali TransJakarta dilarang masuk wilayah M. H. Thamrin hingga Jenderal Sudirman hingga pukul 11.00.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(AZF)