Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono. (MI/Rommy Pujianto)
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono. (MI/Rommy Pujianto)

OTT KPK Kagetkan Menteri Basuki

Nasional OTT KPK OTT di Kementerian PUPR
Dian Ihsan Siregar • 29 Desember 2018 02:34
Jakarta: Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono kaget dan sedih, lantaran pejabatnya kena operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kini, Basuki memerintahkan pejabatnya untuk mengecek informasi OTT ke KPK. 

"Kami sedang diamanahi untuk melaksanakan infrastruktur sebaik-baiknya. Ternyata anggota saya ada yang melakukan hal itu (dugaan suap)," ucap Basuki di Kementerian PUPR, Kebayoran Baru, Jakarta, Jumat malam, 28 Desember 2018.

Basuki mengaku, mendapat kabar OTT bawahannya dari sambungan telepon. Dia lantas menggelar keterangan langsung kepada media. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



"Info yang baru kami dapat, ada pegawai Kementerian PUPR yang terkena OTT di bidang air minum. Siapa saja, kami belum tahu soal itu," jelas Basuki. Pejabat di Kementerian PUPR ditangkap KPK di Jakarta. Dari OTT tersebut, KPK menyita uang SGD25 ribu dan Rp500 juta. Mereka yang ditangkap, kini telah berada di KPK untuk diperiksa intensif.

Baca: KPK Bongkar Suap Proyek Air Minum Tanggap Bencana


(LDS)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi