Sebuah serpihan pesawat Air Asia QZ 8501 terapung di laut di Teluk Kumai, Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, Selasa (30/12). ANTARA FOTO/Kenarel
Sebuah serpihan pesawat Air Asia QZ 8501 terapung di laut di Teluk Kumai, Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, Selasa (30/12). ANTARA FOTO/Kenarel

Bos AirAsia: Hati Saya Dipenuhi Kesedihan

Rizky Ferdyansyah • 30 Desember 2014 20:51

medcom.id, Kuala Lumpur: Kepala Eksekutif AirAsia Tony Fernandes mengatakan turut berduka atas peristiwa yang menimpa 162 penumpang serta kru yang berada dalam pesawat QZ8501. Ucapan ini ia lontarkan setelah ditemukannya barang dan jenasah para korban yang mengapung di lautan.
 
"Hati saya dipenuhi dengan kesedihan atas semua keluarga di dalam penerbangan QZ8501. AirAsia turut berduka atas kejadian ini, namun kata-kata tidak bisa mengekspresikan kesungguhan kami meminta maaf," kata Tony di akun Twitternya, Selasa (30/12/2014).
 
Fernandes pun bergegas menuju kota Surabaya usai mendengar kejadian ini. Ibu kota Jawa Timur itu merupakan lokasi pesawat nahas tersebut meninggalkan landasan menuju Singapura.

"Pikiran dan doa tetap dilakukan bersama keluarga, teman-teman, dan rekan yang berada di QZ8501," ujar bos salah satu maskapai yang berbasis di Malaysia itu. (AFP)


 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(OGI)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan