SMPN 229 Jakarta Optimistis bisa Pecahkan Soal HOTS
Kepala Sekolah SMP Negeri 229 Jakarta Asep Pujarsono - Medcom.id/Siti Yona Hukmana.
Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menerapkan metode Higher Order Thinking Skills (HOTS) dalam Ujian Nasional (UN) Sekolah Menengah Pertama (SMP). Kepala Sekolah SMP Negeri 229 Jakarta Asep Pujarsono optimistis anak didiknya mampu menghadapi soal-soal dengan tingkat kesulitan lebih itu. 

"Secara intens kita sudah lakukan pembekalan terhadap siswa pada enam bulan terakhir yaitu mulai November 2017. Saya optimistis ada perbaikan dari siswa untuk soal HOTS itu," kata Asep di SMPN 229 Jakarta, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Senin, 23 April 2018.

Asep menuturkan pengoptimalan dalam memecahkan soal HOTS atau kemampuan penalaran tingkat tinggi pada Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) itu tidak hanya dilakukan oleh siswa, tetapi juga terhadap pengajar (guru). Asep mengaku, dari hasil UNBK nanti, pihaknya bakal melakukan evaluasi. 


"Kita coba optimalkan, semua yang ada (siswa) kita, teman-teman guru. Dari pendekatan-pendekatan yang telah kami lakukan, tepat atau tidak nanti kita lihat hasilnya dan kita lakukan evaluasi," ungkap Asep.


Suasana UNBK di SMPN 229 Jakarta - Medcom.id/Siti Yona Hukmana.


Asep sendiri setuju dengan metode HOTS dalam UN berbasis komputer ini. "Pola pikir anak akan terlatih, tapi ya memang butuh proses," ujar Asep.

Hari ini, 276 orang siswa SMP 229 Jakarta mengikuti UNBK. Siswa terdiri dari 133 siswa laki-laki dan 143 siswa perempuan.

Ujian dilakukan dalam dua sesi. Sesi pertama 
dimulai pukul 07.30 WIB hingga 09.30 WIB. Sedangkan sesi dua dimulai pukul 10.30 WIB hingga 12.30 WIB.

Pengawas ujian berjumlah 16 guru dari sejumlah sekolah. Yakni guru dari SMPN 127 (satu orang), SMPN 189 (satu orang), SMPN 191 (tujuh orang), SMPN 197 (satu orang), SMPN 271 (lima orang), dan SMPN 220 (satu orang). 





(REN)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360