Menteri Kesehatan (Menkes) Nila Moeloek. (Foto: MI/Adam Dwi).
Menteri Kesehatan (Menkes) Nila Moeloek. (Foto: MI/Adam Dwi).

Menkes: Mencukupi Kebutuhan Protein Anak Bukan Hanya Susu

Nasional ikan susu protein
Kautsar Widya Prabowo • 01 April 2018 06:00
Jakarta: Menteri Kesehatan (Menkes) Nila Moeloek menyatakan pemenuhan kebutuhan protein dan gizi anak bukan cuma bisa didapat dari susu, melainkan juga bersumber dari ikan.
 
"Mencukupi kebutuhan protein anak-anak bukan hanya melalui susu. Ada makanan lain yang memiliki nilai gizi sama, tak kalah dengan susu, dan pasokannya jauh lebih berlimpah untuk mencukupi kebutuhan seluruh anak di Indonesia, makanan tersebut tidak lain adalah ikan," ujar Nila dalam siaran pers dikutip dari laman resmi Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Jakarta, Sabtu, 31 Maret 2018.
 
Nila menegaskan, protein hewani dan nabati perlu dikonsumsi bersama jenis pangan lainnya agar jumlah dan kualitas gizi yang dikonsumsi anak seimbang.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Secara umum, komposisi protein hewani pada ikan tak jauh beda kandungannya dengan protein hewani lainnya. Namun, akunya, ikan lebih menyehatkan karena lemak yang terkandung di dalamnya bukan merupakan lemak jenuh.
 
Sebagai salah satu sumber protein hewani, ikan mengandung asam lemak tak jenuh. Selain itu, kandungan omega 3 pada ikan jauh lebih tinggi dibanding sumber protein hewani lain.
 
"Sumber protein ikan memiliki kelebihan dibandingkan susu. Ikan tidak hanya mengandung protein, namun juga mengandung senyawa yang alami, yakni PUFA, EPA, dan DHA," tutur Nila.
 
Menurutnya, gagasan yang menjadikan susu sebagai konsumsi harian masyarakat Indonesia perlu ditunjang dengan kajian yang lebih mendalam. Pasalnya, banyak anak berisiko alergi susu dan tingginya data prevalensi intoleransi laktosa.
 
Selain itu besarnya risiko kontaminasi susu yang tidak disajikan atau disimpan secara tepat bisa berdampak pada kejadian penyakit yang dihantarkan melalui makanan.
 
Kemenkes merekomendasikan ikan menjadi sumber protein yang lebih berkelanjutan bila dibandingkan dengan susu karena produksi ikan dalam negeri lebih tinggi dibandingkan dengan produksi susu.
 

(HUS)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif