Kepala Bakamla Dirotasi
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto memutasi dan mempromosikan jabatan pada 116 perwira tinggi dan menengah di jajarannya. Foto: MI/Bagus Suryo.
Jakarta: Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto memutasi dan mempromosikan jabatan pada 116 perwira tinggi dan menengah di jajarannya. Salah satu yang mendapat promosi ialah Wakil Kepala Staf TNI AL, Laksamana Madya TNI Achmad Taufiqoerrochman.

Berdasarkan Surat Keputusan Panglima TNI Nomor 953 Tahun 2018, Achmad diangkat menjadi kepala Badan Keamanan Laut (Bakamla) menggantikan Laksamana Madya Arie Soedewo. Kasubbag Humas Bakamla Mayor Marinir Mardiono membenarkan surat keputusan tersebut.

"Surat Keputusan memang sudah turun. Tapi pelaksanaan (pelantikan) belum. Rapat sedang dipersiapkan," kata Mardiono kepada Medcom.id, Jakarta, Selasa, 25 September 2018.


Sementara jabatan Wakasal diisi oleh Laksamana Muda TNI Wuspo Lukito. Sebelumnya ia menjabat sebagai Gubernur Akademi Angkatan Laut (AAL). Lalu, jabatan Gubernur AAL diisi oleh Laksma TNI Muhammad Ali yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Operasi Laut di Bakamla.

Di antara 116, ada 11 orang yang masuk dalam masa pensiun. Mereka adalah Mayjen TNI Lodewyk Pusung yang sebelumnya menjabat sebagai Aspop Panglima TNI, Brigjen TNI Made Astiya (Pa Sahli Tk. II Kamteror Sahli Bid. Polkamnas Panglima TNI), dan Brigjen TNI Y. Alexander Wanaldi yang sebelumnya menjabat Dirtopad.

Ada juga Laksda TNI Agung Pramono, dulu sebagai TA Pengajar Bid. Hankam Lemhannas, Marsda TNI Suwandi Miharja (Deputi Bid.Koordinasi, Komunikasi, dan Informasi Kemenko Polhukam), Laksda TNI Semi Djoni Putra (Deputi Bid. Operasi dan Latihan Bakamla), serta Marsma TNI Lukas Pamardi (Dosen Tetap Unhan).

Empat orang lainnya yang masuk masa pensiun ialah Brigjen YNI Muchdarizal (Staf Khusus Panglima TNI), Brigjen TNI Wegig Poertaharjo (Staf Khusus Kasad), Brigjen TNI Arminson (Staf Khusus Kasad), dan Marsma TNI Muhammad Johansyah (Staf Khusus Kasau).

Surat keputusan tersebut ditatangani langsung oleh Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan ditetapkan Senin, 24 September 2018. 



(HUS)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id