Bangunan yang roboh akibat gempa di Sulbar. Foto: Istimewa
Bangunan yang roboh akibat gempa di Sulbar. Foto: Istimewa

Masyarakat Diminta Pahami Dampak Ikutan Pascagempa Besar

Nasional gempa tsunami Gempa Bumi Mitigasi Bencana BMKG dampak gempa bumi
Candra Yuri Nuralam • 30 Oktober 2021 12:57
Jakarta: Masyarakat diminta tidak sembarangan mengungsi saat gempa besar terjadi. Gempa bumi besar biasanya diikuti dampak ikutan. Hal ini diharap bisa dipahami masyarakat.
 
"Kita juga perlu memahami cara selamat jika terjadi gempa," kata Kepala Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Daryono dalam telekonferensi di Jakarta, Sabtu, 30 Oktober 2021.
 
Berdasarkan catatan BMKG, dalam setahun, Indonesia biasanya dilanda paling sedikit 5.818 kali gempa bumi. Sebanyak 350 gempa di antaranya mempunyai kekuatan magnitudo di atas 5,0.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dari total angka itu, sepuluh gempa kemungkinan merusak permukiman masyarakat. Sebanyak satu gempa bumi di antaranya berpotensi menimbulkan tsunami.
 
"Dampak gempa itu sangat berbahaya," ujar Daryono.
 
Gempa merusak dan tsunami tidak bisa diprediksi lokasinya. Alhasil, masyarakat diminta siap siaga dengan bencana gempa di Indonesia. 
 
Baca: Sukabumi Diguncang Gempa, Belum Ada Laporan Kerusakan
 
Setidaknya, dampak ikutan kerusakan bangunan paling utama yang harus diketahui. Usai gempa terjadi, masyarakat diminta menjauhi bangunan dan mencari tanah lapang yang luas.
 
"Jangan berada di tempat-tempat yang lemah strukturnya jika terjadi gempa karena bisa terjadi reruntuhan," tutur Daryono.
 
Di sisi lain, berada di tanah luas bukan berarti masyarakat aman. Pasalnya, gempa bumi yang kuat kadang membuat tanah terbelah.
 
Untuk wilayah yang berada dekat tebing, masyarakat disarankan mewaspadai reruntuhan batu. Batu besar biasa bergerak karena terjadi gempa bumi.
 
Bahaya kebakaran juga menghantui masyarakat usai gempa. Reruntuhan rumah yang hancur bisa merusak tabung gas yang berpotensi menyebabkan ledakan serta memicu kebakaran.
 
"Ini semua merupakan paket ikutan di luar gempa yang menimbulkan kerusakan bangunan rumah," ucap Daryono.
 
Terakhir, dampak gempa paling bahaya di sekitar pantai ialah tsunami. Masyarakat yang terkena gempa di dekat pantai diminta langsung mencari dataran tinggi untuk menghindari tergulung tsunami.
 
(OGI)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif