medcom.id, Jakarta: Indonesia dipastikan mendapat bantuan dari Amerika Serikat dan Korea Selatan untuk mencari AirAsia QZ8501. Sedangkan bantuan dari Tiongkok hingga saat ini belum ada kepastian.
Ketua Badan SAR Nasional (Basarnas) Marsekal Madya Bambang Soelistyo mengatakan bantuan dari Korsel berupa pesawat PC Aeroan. Sedangkan bantuan dari AS adalah helikopter yang memiliki sistem sonar.
“AS akan mengirimkan kapal mereka di Singapura berupa dua helikopter yang memiliki sistem sonar. Saya terima semua bantuan tersebut. Kemungkinan hari ini atau besok mereka bisa bergabung dengan kami,” papar Bambang saat dialog dengan Metro Tv di Jakarta, Selasa (30/12/2014).
Sementara itu, bantuan dari Tiongkok masih menunggu persetujuan dari pemerintah Tiongkok. “Tiongkok telah hubungi kami kemarin malam. Mereka mau mengirimkan dua pesawat dan dua kapal. Namun kami masih menunggu kabar lagi,” bebernya.
Hari ini, wilayah pencarian pesawat AirAsia yang hilang kontak diperluas menjadi 13 titik wilayah. Tim Basarnas juga mendapat bantuan dari Polri, TNI, Kementerian Perhubungan, BPPT, LIPI, dan nelayan lokal.
medcom.id, Jakarta: Indonesia dipastikan mendapat bantuan dari Amerika Serikat dan Korea Selatan untuk mencari AirAsia QZ8501. Sedangkan bantuan dari Tiongkok hingga saat ini belum ada kepastian.
Ketua Badan SAR Nasional (Basarnas) Marsekal Madya Bambang Soelistyo mengatakan bantuan dari Korsel berupa pesawat PC Aeroan. Sedangkan bantuan dari AS adalah helikopter yang memiliki sistem sonar.
“AS akan mengirimkan kapal mereka di Singapura berupa dua helikopter yang memiliki sistem sonar. Saya terima semua bantuan tersebut. Kemungkinan hari ini atau besok mereka bisa bergabung dengan kami,” papar Bambang saat dialog dengan
Metro Tv di Jakarta, Selasa (30/12/2014).
Sementara itu, bantuan dari Tiongkok masih menunggu persetujuan dari pemerintah Tiongkok. “Tiongkok telah hubungi kami kemarin malam. Mereka mau mengirimkan dua pesawat dan dua kapal. Namun kami masih menunggu kabar lagi,” bebernya.
Hari ini, wilayah pencarian pesawat AirAsia yang hilang kontak diperluas menjadi 13 titik wilayah. Tim Basarnas juga mendapat bantuan dari Polri, TNI, Kementerian Perhubungan, BPPT, LIPI, dan nelayan lokal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(TRK)