Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin. (Foto: ANTARA/Nalendra)
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin. (Foto: ANTARA/Nalendra)

Pemerintah Ingin Penambahan Kuota Haji Direalisasikan Tahun Ini

Nasional Haji 2019
Dheri Agriesta • 16 April 2019 15:13
Jakarta: Raja Kerajaan Arab Saudi Salman Abdulaziz bin Al-Saud memberikan tambahan 10.000 kuota haji untuk Indonesia. Pemerintah ingin tambahan kuota itu diterapkan tahun ini.
 
"Kita ingin all out, mengharapkan bisa direalisasikan tahun ini, tapi pemerintah tidak bisa jalan sendiri, harus dari persetujuan Komisi VIII DPR," kata Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin di kawasan Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa, 16 April 2019.
 
Saat ini, DPR memasuki masa reses. Lukman mengaku telah menghubungi pimpinan Komisi VIII untuk membahas penambahan kuota haji.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ia berharap Komisi VIII segera menggelar rapat kerja bersama pemerintah dan Badan Pengelolaan Keuangan Haji (BPKH). Sehingga, seluruh pihak terkait dapat membahas tindak lanjut penambahan kuota tersebut.
 
"Bagaimana implikasi dan konsekuensi penambahan 10 ribu ini bisa dapat persetujuan dari wakil rakyat (anggota DPR), karena ini terkait penambahan sejumlah anggaran dari penambahan kuota itu," jelas Lukman.
 
Baca juga:Tambahan Kuota Haji 10.000 Orang Diapresiasi
 
Kementerian Agama, kata Lukman, berjanji berupaya keras mengeksekusi penambahan kuota haji. Realisasi penambahan kuota ini harus diperjuangkan.
 
"Saya harap pada masa reses ini mudah-mudahan bisa minggu depan segera diadakan rapat kerja," jelas Lukman.
 
Presiden Joko Widodo mengapresiasi penambahan kuota haji yang diberikan Raja Salman. Penambahan kuota itu disampaikan secara langsung saat Presiden berkunjung ke Riyadh akhir pekan kemarin.
 
Presiden menyebut permintaan penambahan kuota ini telah disampaikan sejak lama. Indonesia menginginkan 250 ribu kuota haji per tahun. Berkat penambahan itu, kuota haji Indonesia menjadi 231 ribu calon haji.
 
Jokowi pun masih meminta penambahan kuota keberangkatan haji agar sesuai dengan keinginan pemerintah. Namun, Jokowi berharap penambahan kuota ini dapat mengurangi daftar tunggu haji Indonesia yang mencapai 30 tahun.
 

(MEL)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif