Peramu ramuan herbal yang diklaim bisa menyembuhkan covid-19 Hadi Pranoto. Foto: Medcom.id/Rizky
Peramu ramuan herbal yang diklaim bisa menyembuhkan covid-19 Hadi Pranoto. Foto: Medcom.id/Rizky

Hadi Pranoto Klaim Obat Herbal Covid-19 Terdaftar BPOM

Nasional Virus Korona Hadi Pranoto
Siti Yona Hukmana • 04 Agustus 2020 14:38
Jakarta: Hadi Pranoto mengeklaim obat herbal antibodi covid-19 miliknya sudah terdaftar di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Obat herbal itu dipastikan aman dikonsumsi.
 
"Sudah, kita sudah punya izin dari BPOM, makanya kita berani mengedarkan. Kalau kita tidak punya izin BPOM tidak mungkin kami serahkan kepada masyarakat dan masyarakat pasti akan bertanya mana izin BPOM-nya," kata Hadi saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa, 4 Agustus 2020.
 
Hadi mengatakan kandungan dalam herbal antibodi covid-19 itu sesuai standar makanan yang bisa dikonsumsi masyarakat. Obat herbal itu mengandung beragam tumbuh-tumbuhan dan buah-buahan, seperti sirsak, manggis, kelapa, dan mengkudu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kita jadikan satu sehingga itu menjadi daya tahan tubuh kita untuk melawan covid-19," ujar dia.
 
Hadi menjelaskan obat herbal itu berbentuk cairan. Cairan itu akan membunuh bakteri jahat dalam tubuh manusia. Sementara itu, bakteri baik yang ada di tubuh akan lebih kuat.
 
"Itu yang kita kembangkan, jadi tidak ada sedikitpun efek samping dari herbal ini, karena herbal ini berasal dari tumbuh-tumbuhan dan buah-buahan, mana ada buah-buahan dan tumbuh-tumbuhan itu punya efek samping yang mematikan manusia," tutur Hadi.
 
Baca: Klaim Isi Racikan Herbal Covid-19 ala Hadi Pranoto
 
Hadi mengeklaim telah melakukan penelitian terhadap herbal antibodi covid-19 tersebut. Penelitian dilakukan bersama timnya sejak 2000 hingga 2019.
 
"Saya sudah membagikan itu (obat herbal) lebih dari 20 ribu botol resmi kepada masyarakat yang tidak mampu, jadi semua sudah bisa dicoba dan banyak pejabat lembaga negara yang sudah menggunakan herbal ini, dan mereka merasakan dampak positif dari herbal ini," ucap Hadi.
 
Hadi menyebut herbal antobodi covid-19 tidak sepenuhnya diperjualbelikan. Dia memberikan gratis kepada orang tidak mampu. Dia hanya memungut biaya kepada orang mampu.
 
"Ya masa orang mampu minta juga, bayar dong kasih penghargaan kepada tim riset untuk membuat lebih banyak lagi dan kita bagikan kepada masyarakat yang tidak mampu lagi," kata dia.
 
Hadi juga ingin menguji klinis obat herbal tersebut. Dengan begitu, semua pihak bisa melihat manfaat dan kualitas dari obat herbal antibodi itu.
 
Hadi mengaku hanya fokus menyelamatkan warga Indonesia. Dia tidak berpikiran untuk mengekspor herbal antibodi covid-19.
 
(AZF)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif