Kondisi Metromini maut--Metrotvnews.com/Whisnu
Kondisi Metromini maut--Metrotvnews.com/Whisnu

Sopir Metromini Maut Menyesal

Whisnu Mardiansyah • 17 Desember 2015 17:55
medcom.id, Jakarta: Denny Irawan, 31, sopir Metromini 92 yang menewaskan Azam Flamboyan (7) menyesali perbuatannya. Saat ini dia mendekam di balik jeruji besi Ruang Tahanan Satwil Laka Lantas Polres Jakarta Barat, Jalan Daan Mogot No.68, Cengkareng, Jakarta Barat.
 
"Kalau sudah begini mau bagaimana lagi mas. Saya masih punya istri dan satu anak di Pondok Aren yang masih butuh penghidupan," kata Denny di Ruang Tahanan Satwil Laka Lantas Polres Jakbar, Kamis (17/12/15).
 
Pria asal Tasikmalaya itu pasrah akan dijerat pasal berlapis dengan ancaman hukuman lima tahun. Denny mengaku tidak ngebut saat mengemudikan Metromini. Kecepatannya normal 30-40 km per jam. Ia kaget ketika tiba-tiba angkot 03 berhenti di depan mobilnya.

"Saya kaget mas, mau ambil kanan ada mobil pribadi. Saya banting ke kiri," ujar Denny. Kepala Denny masih dibalut perban. Ia menjadi sasaran amuk massa di Jalan Meruya Ilir kemarin.
 
Rabu, 16 Desember kemarin, Metromini menabrak tiang listrik dan angkot 03 jurusan Joglo-Citraland di Jalan Raya Meruya Ilir, Kembangan, Jakarta Barat. Kecelakaan menewaskan seorang bocah Azam Flamboyan, 7. Sementara ibu Azam, Muntiarsih, luka berat. Saat ini Muntiarsih dirawat di Rumah Sakit Medika Permata Hijau.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(YDH)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>