medcom.id, Denpasar: Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Mari Elka Pangestu menyambut baik atas bergabungnya Garuda Indonesia menjadi anggota aliansi global Skyteam.
"Saya mendukung sekali hal ini, karena artinya memperluas network dan connectivity. Karena kalau bicara pariwisata yang selalu kami bicarakan adalah masalah connectivity," ungkap Mari di sela-sela acara peresmian keanggotaan Garuda Indonesia menjadi anggota ke 20 SkyTeam di Bali, Kamis (5/3).
Dia menambahkan, dengan bergabungnya Garuda Indonesia ke SkyTeam akan membantu rencana Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) untuk membidik pangsa wisatawan asing asal China.
Ditambah lagi, dalam keanggotaan SkyTeam juga sudah ada 3 maskapai asal China yang bergabung yaitu, China Southern, China Eastern, dan Xiamen Airlines.
Mari juga berharap dengan adanya peristiwa tersebut dapat memberikan dampak yang positif untuk meningkatkan jumlah wisatawan yang datang ke Indonesia.
"Mudah-mudahan ini bisa meningkatkan jumlah wisatawan, target kami tahun ini kan 9,2 juta-9,5 juta wisatawan. Mudah-mudahan juga hal ini bisa membuka pasar baru untuk industri pariwisata kita," ungkapnya.
Dia menjelaskan, dengan bergabungnya Garuda Indonesia ke SkyTeam, akan membuka kemungkinan semakin banyaknya direct flight (penerbangan langsung) ke Indonesia dari berbagai negara.
Salah satunya adalah 2 maskapai asal Eropa yaitu Air France asal Prancis dan Lufthansa asal Jerman. Untuk Air France menargetkan sudah bisa membuka direct flight ke Indonesia pada Juli mendatang.
Dalam pandangannya, direct flight dengan kawasan Eropa merupakan pasar yang sangat baik bagi industri pariwisata Indonesia.
"Untuk saat ini pesaing utama kami adalah Thailand. Banyak orang bilang alasan pariwisata Thailand lebih unggul karena banyak direct flight dari Eropa ke Thailand. Indonesia belum ada yang langsung seperti itu. Mungkin hanya Garuda, tapi itu pun belum direct karena harus lewat Abu Dhabi," tambah Mari.
Selain pasar Eropa, menurut Mari, pasar yang potensial lainnya adalah Rusia. Namun saat ini masih belum ada direct flight ke Rusia. Wisatawan Rusia yang datang ke Indonesia pun sebagian besar datang menggunakan jasa pesawat charter.
Bagi Mari dengan adanya peristiwa ini akan membantu Kemenparekraf untuk mencapai target sumbangan devisa US$10 miliar ke negara tahun ini, setelah pada 2013 Kemenparekraf berhasil menyumbang US$9,4 miliar ke devisa negara dengan nilai surplus US$2 miliar.
"Satu lagi keunggulan yang saya tekankan dari bergabungnya Garuda ini adalah berarti semua airline anggota akan mempromosikan Indonesia ke inflight magazine mereka, termasuk wisata syariah. Karena di SkyTeam kan ada middle east airlines dan Saudia yang merupakan maskapai dari Timur Tengah," tutupnya. (Rizky Noor Alam)
medcom.id, Denpasar: Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Mari Elka Pangestu menyambut baik atas bergabungnya Garuda Indonesia menjadi anggota aliansi global Skyteam.
"Saya mendukung sekali hal ini, karena artinya memperluas
network dan
connectivity. Karena kalau bicara pariwisata yang selalu kami bicarakan adalah masalah
connectivity," ungkap Mari di sela-sela acara peresmian keanggotaan Garuda Indonesia menjadi anggota ke 20 SkyTeam di Bali, Kamis (5/3).
Dia menambahkan, dengan bergabungnya Garuda Indonesia ke SkyTeam akan membantu rencana Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) untuk membidik pangsa wisatawan asing asal China.
Ditambah lagi, dalam keanggotaan SkyTeam juga sudah ada 3 maskapai asal China yang bergabung yaitu, China Southern, China Eastern, dan Xiamen Airlines.
Mari juga berharap dengan adanya peristiwa tersebut dapat memberikan dampak yang positif untuk meningkatkan jumlah wisatawan yang datang ke Indonesia.
"Mudah-mudahan ini bisa meningkatkan jumlah wisatawan, target kami tahun ini kan 9,2 juta-9,5 juta wisatawan. Mudah-mudahan juga hal ini bisa membuka pasar baru untuk industri pariwisata kita," ungkapnya.
Dia menjelaskan, dengan bergabungnya Garuda Indonesia ke SkyTeam, akan membuka kemungkinan semakin banyaknya
direct flight (penerbangan langsung) ke Indonesia dari berbagai negara.
Salah satunya adalah 2 maskapai asal Eropa yaitu Air France asal Prancis dan Lufthansa asal Jerman. Untuk Air France menargetkan sudah bisa membuka
direct flight ke Indonesia pada Juli mendatang.
Dalam pandangannya,
direct flight dengan kawasan Eropa merupakan pasar yang sangat baik bagi industri pariwisata Indonesia.
"Untuk saat ini pesaing utama kami adalah Thailand. Banyak orang bilang alasan pariwisata Thailand lebih unggul karena banyak
direct flight dari Eropa ke Thailand. Indonesia belum ada yang langsung seperti itu. Mungkin hanya Garuda, tapi itu pun belum
direct karena harus lewat Abu Dhabi," tambah Mari.
Selain pasar Eropa, menurut Mari, pasar yang potensial lainnya adalah Rusia. Namun saat ini masih belum ada
direct flight ke Rusia. Wisatawan Rusia yang datang ke Indonesia pun sebagian besar datang menggunakan jasa pesawat charter.
Bagi Mari dengan adanya peristiwa ini akan membantu Kemenparekraf untuk mencapai target sumbangan devisa US$10 miliar ke negara tahun ini, setelah pada 2013 Kemenparekraf berhasil menyumbang US$9,4 miliar ke devisa negara dengan nilai surplus US$2 miliar.
"Satu lagi keunggulan yang saya tekankan dari bergabungnya Garuda ini adalah berarti semua
airline anggota akan mempromosikan Indonesia ke
inflight magazine mereka, termasuk wisata syariah. Karena di SkyTeam kan ada
middle east airlines dan Saudia yang merupakan maskapai dari Timur Tengah," tutupnya. (Rizky Noor Alam)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(HNR)