Jakarta: DPP Partai NasDem menjalin kerja sama strategis dengan LP3ES dan Yayasan Hatta untuk menyelenggarakan Sekolah Pemikiran Bung Hatta (SPBH) pada Rabu, 28 Oktober 2025 di NasDem Tower.
Program yang dikemas dalam bentuk Kelas Khusus ini ditujukan bagi kader-kader Partai NasDem khususnya mereka yang saat ini mengemban amanah sebagai pimpinan atau anggota legislatif (DPR RI dan DPRD) serta kepala daerah dari berbagai provinsi di Indonesia.
Langkah ini menjadi bukti nyata komitmen NasDem dalam memberikan pendidikan politik yang berbobot serta membangun karakter pemimpin yang berintegritas sesuai dengan teladan proklamator bangsa, Mohammad Hatta.
Tujuan Utama Sekolah Pemikiran Bung Hatta
Kegiatan SPBH ini bukan sekadar forum diskusi biasa, melainkan memiliki tujuan strategis yang terbagi menjadi tujuan umum dan khusus:
Tujuan Umum: Mengangkat kembali pemikiran-pemikiran brilian Bung Hatta sebagai khazanah bangsa yang bernilai tinggi. Harapannya, gagasan ini dapat kembali masuk ke ruang diskusi publik dan dipahami oleh segenap warga bangsa dari berbagai latar belakang profesi.
Tujuan Khusus: Mendiskusikan secara mendalam ratusan karya tulis Bung Hatta yang diterbitkan oleh LP3ES. Melalui pelibatan para ahli dari berbagai disiplin ilmu, program ini bertujuan memperkenalkan gagasan autentik Bung Hatta kepada generasi muda dan masyarakat luas. Hal ini diharapkan menjadi bekal berharga dalam pembangunan bangsa ke depan, sejalan dengan visi LP3ES untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.
4 Tema Krusial dalam Kelas Khusus NasDem
Mengingat peserta adalah para pengambil kebijakan (legislator dan kepala daerah), DPP Partai NasDem telah menetapkan empat tema utama yang sangat relevan dengan tugas dan fungsi pokok kader, yaitu:
Etika Negarawan: Membangun fondasi moral dan integritas pemimpin publik.
Kemakmuran & Keadilan Sosial: Mengkaji gagasan ekonomi kerakyatan ala Bung Hatta.
Pendidikan & Kebudayaan: Membangun karakter bangsa melalui pendidikan.
Politik & Demokrasi: Mewujudkan sistem politik yang sehat dan pro-rakyat.
Jadwal, Lokasi, dan Daftar Tokoh yang Hadir
Sekolah Pemikiran Bung Hatta Kelas Khusus NasDem ini akan diselenggarakan secara hybrid (luar jaringan dan dalam jaringan), dengan detail pelaksanaan sebagai berikut:
Tanggal: 28 Oktober (Bertepatan dengan momen Sumpah Pemuda)
Waktu: Pukul 08.30 – 17.00 WIB
Tempat: Auditorium Galeri Kebangsaan NasDem Tower
Acara ini akan menghadirkan deretan narasumber dan tokoh terkemuka, antara lain:
Narasumber Utama:
Willy Aditya, M.A. (Ketua Koordinator Bidang Ideologi Organisasi dan Kaderisasi DPP NasDem)
Prof. Komaruddin Hidayat (Akademisi / Cendekiawan)
Herlambang P. Wiratraman, Ph.D. (Akademisi UGM / LP3ES)
Dr. Andi Achdian (Akademisi Universitas Nasional)
Pembicara Sesi Refleksi & Interaksi:
Prof. Meutia Hatta
Halida Hatta, M.A.
Baca Juga :
NasDem Rilis Buku Pintar RM-CEN sebagai Panduan Penanganan Isu Migran dan Care Economy
Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh akan membuka acara ini dan memberi sambutan. Putri Proklamator Mohammad Hatta, Meutia Farida Hatta yang juga merupakan a Ketua Dewan Pembina Yayasan Hatta juga akan memberikan sambutan.
Selain itu, Direktur LP3ES Fahmi Wibawa juga turut hadir dan menyampaikan sambutan.
Kepala Perpustakaan Panglima Itam dan Galeri Kebangsaan,Shanti Ruwyastuti bersama Swary Utami Dewi(Aktivis Intelektual Publik akan memandu Sekolah Pemikiran Bung Hatta ini.
Manfaat Mengikuti Sekolah Pemikiran Bung Hatta
Dengan menjadi bagian dari SPBH, para peserta diharapkan dapat memetik pelajaran berharga dari nilai-nilai perjuangan, kemanusiaan, demokrasi, dan civic virtue (kebajikan kewarganegaraan) yang disemai oleh Bung Hatta. Nilai-nilai ini sangat krusial untuk menjawab berbagai tantangan dan krisis yang dihadapi bangsa saat ini.
Sebagai nilai tambah, peserta akan mendapatkan Buku Karya Lengkap Bung Hatta (KLBH) yang berisi pemikiran orisinal sang tokoh. Keikutsertaan dalam acara ini menjadikan para kader ambil bagian secara konkret dalam mendiseminasikan gagasan brilian sang proklamator—seorang pemimpin besar yang dikenal jujur, bersahaja, berintegritas, serta dihormati di kancah nasional maupun internasional.
Jakarta: DPP
Partai NasDem menjalin kerja sama strategis dengan LP3ES dan Yayasan Hatta untuk menyelenggarakan Sekolah Pemikiran Bung Hatta (SPBH) pada Rabu, 28 Oktober 2025 di NasDem Tower.
Program yang dikemas dalam bentuk Kelas Khusus ini ditujukan bagi kader-kader Partai NasDem khususnya mereka yang saat ini mengemban amanah sebagai pimpinan atau anggota legislatif (DPR RI dan DPRD) serta kepala daerah dari berbagai provinsi di Indonesia.
Langkah ini menjadi bukti nyata komitmen NasDem dalam memberikan pendidikan politik yang berbobot serta membangun karakter pemimpin yang berintegritas sesuai dengan teladan proklamator bangsa, Mohammad Hatta.
Tujuan Utama Sekolah Pemikiran Bung Hatta
Kegiatan SPBH ini bukan sekadar forum diskusi biasa, melainkan memiliki tujuan strategis yang terbagi menjadi tujuan umum dan khusus:
Tujuan Umum: Mengangkat kembali pemikiran-pemikiran brilian Bung Hatta sebagai khazanah bangsa yang bernilai tinggi. Harapannya, gagasan ini dapat kembali masuk ke ruang diskusi publik dan dipahami oleh segenap warga bangsa dari berbagai latar belakang profesi.
Tujuan Khusus: Mendiskusikan secara mendalam ratusan karya tulis Bung Hatta yang diterbitkan oleh LP3ES. Melalui pelibatan para ahli dari berbagai disiplin ilmu, program ini bertujuan memperkenalkan gagasan autentik Bung Hatta kepada generasi muda dan masyarakat luas. Hal ini diharapkan menjadi bekal berharga dalam pembangunan bangsa ke depan, sejalan dengan visi LP3ES untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.
4 Tema Krusial dalam Kelas Khusus NasDem
Mengingat peserta adalah para pengambil kebijakan (legislator dan kepala daerah), DPP Partai NasDem telah menetapkan empat tema utama yang sangat relevan dengan tugas dan fungsi pokok kader, yaitu:
Etika Negarawan: Membangun fondasi moral dan integritas pemimpin publik.
Kemakmuran & Keadilan Sosial: Mengkaji gagasan ekonomi kerakyatan ala Bung Hatta.
Pendidikan & Kebudayaan: Membangun karakter bangsa melalui pendidikan.
Politik & Demokrasi: Mewujudkan sistem politik yang sehat dan pro-rakyat.
Jadwal, Lokasi, dan Daftar Tokoh yang Hadir
Sekolah Pemikiran Bung Hatta Kelas Khusus NasDem ini akan diselenggarakan secara hybrid (luar jaringan dan dalam jaringan), dengan detail pelaksanaan sebagai berikut:
Tanggal: 28 Oktober (Bertepatan dengan momen Sumpah Pemuda)
Waktu: Pukul 08.30 – 17.00 WIB
Tempat: Auditorium Galeri Kebangsaan NasDem Tower
Acara ini akan menghadirkan deretan narasumber dan tokoh terkemuka, antara lain:
Narasumber Utama:
Willy Aditya, M.A. (Ketua Koordinator Bidang Ideologi Organisasi dan Kaderisasi DPP NasDem)
Prof. Komaruddin Hidayat (Akademisi / Cendekiawan)
Herlambang P. Wiratraman, Ph.D. (Akademisi UGM / LP3ES)
Dr. Andi Achdian (Akademisi Universitas Nasional)
Pembicara Sesi Refleksi & Interaksi:
Prof. Meutia Hatta
Halida Hatta, M.A.
Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh akan membuka acara ini dan memberi sambutan. Putri Proklamator Mohammad Hatta, Meutia Farida Hatta yang juga merupakan a Ketua Dewan Pembina Yayasan Hatta juga akan memberikan sambutan.
Selain itu, Direktur LP3ES Fahmi Wibawa juga turut hadir dan menyampaikan sambutan.
Kepala Perpustakaan Panglima Itam dan Galeri Kebangsaan,Shanti Ruwyastuti bersama Swary Utami Dewi(Aktivis Intelektual Publik akan memandu Sekolah Pemikiran Bung Hatta ini.
Manfaat Mengikuti Sekolah Pemikiran Bung Hatta
Dengan menjadi bagian dari SPBH, para peserta diharapkan dapat memetik pelajaran berharga dari nilai-nilai perjuangan, kemanusiaan, demokrasi, dan civic virtue (kebajikan kewarganegaraan) yang disemai oleh Bung Hatta. Nilai-nilai ini sangat krusial untuk menjawab berbagai tantangan dan krisis yang dihadapi bangsa saat ini.
Sebagai nilai tambah, peserta akan mendapatkan Buku Karya Lengkap Bung Hatta (KLBH) yang berisi pemikiran orisinal sang tokoh. Keikutsertaan dalam acara ini menjadikan para kader ambil bagian secara konkret dalam mendiseminasikan gagasan brilian sang proklamator—seorang pemimpin besar yang dikenal jujur, bersahaja, berintegritas, serta dihormati di kancah nasional maupun internasional.
(RUL)