Wakil Gubernu DKI Jakarta Rano Karno membuka Namu Balai Kota pada Sabtu (17/10) Foto: Medcom.id/Syahrul Ramadhan
Wakil Gubernu DKI Jakarta Rano Karno membuka Namu Balai Kota pada Sabtu (17/10) Foto: Medcom.id/Syahrul Ramadhan

Resmi Dibuka, Yuk Intip Keseruan Namu Balai Kota

Muhammad Syahrul Ramadhan • 17 Oktober 2026 12:08
Ringkasnya gini..
  • Namu Balai Kota, program yang digelar sebagai ruang untuk warga Jakarta mengenal Balai Kota resmi dibuka.
  • Namu Balai Kota berangkat dari gagasan Gubernur DKI Jakarta, Pramono, untuk membuka akses kawasan Balai Kota agar dapat dikenal dan dikunjungi warga.
  • Sebelum resmi dibuka hari ini, Namu Balai sudah diuji coba pada 3 Oktober 2026. Sebanyak 300 warga mengikuti kegiatan ini.
Jakarta: Namu Balai Kota, program yang digelar sebagai ruang untuk warga Jakarta mengenal Balai Kota melalui tur, kegiatan edukasi, hiburan, komunitas, hingga akses layanan publik resmi dibuka hari ini, Sabtu 17 Oktober 2026.

Kehadiran Namu Balai Kota berangkat dari gagasan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, untuk membuka akses kawasan Balai Kota agar dapat dikenal dan dikunjungi warga. Melalui program ini, Balai Kota tidak hanya dikenal sebagai tempat berlangsungnya aktivitas pemerintahan, tetapi juga dapat menjadi lokasi bagi warga untuk belajar, berinteraksi, dan menikmati berbagai kegiatan.

“Bapak Gubernur dan Bapak Wakil Gubernur menyampaikan Balai Kota harus bisa bermanfaat terus menerus, Sabtu Minggu pun bisa digunakan langsung oleh masyarakat DKI Jakarta. Maka Namu Balai Kota ini membuka pintu-pintu Balai Kota sebagai ruang bagi warga untuk mengenal lebih dekat pusat pemerintahannya serta untuk kebutuhan masyarakat Jakarta,” kata Marulina Dewi, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Provinsi DKI Jakarta dalam pembukaan Namu Balai Kota di Balai Kota, Sabtu 17 Oktober 2026.

Antusias Tinggi Sejak Uji Coba


Sebelum resmi dibuka hari ini, Namu Balai sudah diuji coba pada 3 Oktober 2026. Sebanyak 300 warga mengikuti kegiatan ini.

“Sekitar 300 pengunjung yang mendaftar melalui jalur-jalur online Yaitu melalui aplikasi JAKI dan juga website Jakarta.go.id,” ungkapnya.

Bale Rumah Betawi


Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno mengatakan program ini memiliki filosofi seperti rumah orang Betawi di terasnya memiliki bale, tempat duduk lebar atau tempat tidur yang biasanya terbuat dari bambu atau kayu. “Kalau Betawi bilang bukan Balai tapi Bale Jadi ini Bale Kota, balenya masyarakat. Artinya karakteristik Betawi kalau rumah yang ada bale Itu pasti sangat welcome. Seperti rumah Si Doel, rumah di Si Doel itu jenis bangunan Bapang, ada teras kemudian pasti ada kayak dipan,” kata Rano Karno.

Ada Apa Saja di Namu Balai Kota


Medcom.id berkesempatan mengikuti sesi Tur Balai Kota yang resmi dibuka hari ini. Sesi tur diawali dari area Pendopo yang menjadi wajah depan tempat pimpinan kota menyapa warganya. 

Pemandu dari Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) memandu langsung tur kali ini. Dalam sesi tersebut pemandu menjelaskan awal berdirinya bangungan Balai Kota, fungsi ruangan dan juga dekorasi serta karya seni salah satunya lukisan Hendra Gunawan dan Sindoedarsono Soedjojono yang menggambarkan suasana perjuangan pada periode kemerdekaan. 
 
Namu Balai Kota
Pemandu dari Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) menjelaskan fungsi ruang dan dekorasi yang ada di dalam Balai Kota. Foto: Medcom.id/Syahrul Ramadhan.

Selanjutnya tur berlanjut ke Ruang Tamu Gubernur, tempat para tamu diterima untuk berdiskusi dan menyampaikan. Perjalanan berlanjut ke ruang rapat pimpinan atau Balairung Balai Kota DKI Jakarta. 

Tur berlanjut menuju Balai Agung yang digunakan untuk berbagai agenda resmi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Di bagian atas dinding yang mengelilingi ruangan ini, terpajang potret para gubernur Jakarta dari masa ke masa.
 

Marulina Dewi menjelaskan selain tur ke ruang-ruang yang ada di Balai Kota terdapat juga kegiatan menarik bagi para pengunjung. Untuk anak-anak bisa mengikuti Kids On Air menjadi reporter cilik, atau menonton film di Jakarta Cinema Experience atau Nonton Pilem. Ruangan ini difungsikan menjadi ruang pemutaran film yang nyaman untuk bersantai bersama keluarga maupun teman.

“Tur Balai Kota Mulai dari Pendopo sampai dengan keliling di area-area gedung ini. Kemudian di Studio Pemerintah Jakarta kami buka untuk Kids On Air sebagai reporter. Nah mereka nanti akan belajar sebagai reporter Dan kemudian mulai ke Youtube Berita Jakarta, DKI Jakarta supaya mereka menjadi kader komunikator bagi pemerintah DKI,” jelasnya. 

Selain itu ada juga Mini Mall Pelayanan Publik, di area ini, pengunjung dapat memanfaatkan berbagai layanan praktis secara langsung, seperti perpanjangan paspor, layanan SIM Keliling, Samsat Keliling, hingga pengurusan administrasi kependudukan.
 
Mini Mall Pelayanan Publik
Warga sedang mendaftar untuk mengurus pembuata paspor di Mini Mall Pelayanan Publik. Foto: Medcom.id/Syahrul Ramadhan


 

Warga Antusias dengan Namu Balai Kota


Utami salah satu warga yang ikut Namu Balai Kota mengaku senang dengan kegiatan ini. Antusiasme tinggi ditunjukkan sejak dari reservasi Namu Balai Kota, pasalnya ia harus "war" agar bisa mendapatkan tiketnya secara online.

"Daftarnya online kayak war tiket, tidak susah sih. Warga lain yang mau ikutan lets go ikutan acara ini,” ungkapnya.

 

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(RUL)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>