Kejuaraan Esports Pelajar DKI Jakarta 2026 diikuti 3.693 pelajar dari 280 sekolah. Simak daftar juara Mobile Legends, Honor of Kings, eFootball, dan PUBG Mobile.
Kejuaraan Esports Pelajar DKI Jakarta 2026 diikuti 3.693 pelajar dari 280 sekolah. Simak daftar juara Mobile Legends, Honor of Kings, eFootball, dan PUBG Mobile.

3.693 Pelajar Ikuti Kejuaraan Esports DKI Jakarta 2026, Ini Daftar Juara Tiap Game

Cahyandaru Kuncorojati • 14 Oktober 2026 06:39
Ringkasnya gini..
  • Sebanyak 3.693 pelajar dari 280 sekolah mengikuti Kejuaraan Esports Pelajar DKI Jakarta 2026 yang melibatkan 747 tim.
  • Kompetisi mempertandingkan Mobile Legends, Honor of Kings, eFootball, dan PUBG Mobile dalam enam kategori SMP dan SMA.
  • UniPin mendukung regenerasi atlet esports melalui kompetisi pelajar yang menekankan kemampuan, disiplin, sportivitas, dan pendidikan.
Jakarta: Sebanyak 3.693 pelajar dari 280 sekolah tingkat SMP dan SMA mengikuti Kejuaraan Esports Pelajar DKI Jakarta 2026. Kompetisi yang melibatkan 747 tim ini mencapai puncaknya di GOR Mampang, Jakarta, pada 11 Oktober 2026, dengan mempertandingkan empat game dalam enam kategori.

Ajang ini menjadi wadah bagi pelajar untuk mengembangkan kemampuan kompetitif sekaligus membangun disiplin, kerja sama tim, dan sportivitas. UniPin turut mendukung penyelenggaraannya sebagai bagian dari upaya mendorong regenerasi atlet esports Indonesia.

Kompetisi tersebut mempertandingkan Mobile Legends: Bang Bang untuk kategori SMP dan SMA, Honor of Kings untuk SMP dan SMA, serta eFootball dan PUBG Mobile untuk kategori SMA.

Ketua Umum ESI DKI Jakarta, Mayjen TNI Tjahjono Prasetyanto, menilai potensi pemain muda di ibu kota patut mendapat perhatian.

“Potensi talenta anak muda di DKI Jakarta sangat membanggakan. Hari ini kita akan menyaksikan atlet-atlet esports masa depan DKI Jakarta,” ujarnya.
 

Daftar Juara Kejuaraan Esports Pelajar DKI Jakarta 2026

Berikut daftar pemenang dari enam kategori yang dipertandingkan:

-Honor of Kings SMP: SMPN 103 Jakarta (juara pertama), SMPN 155 Jakarta Selatan (juara kedua), dan MTs Madarijut Thalibin (juara ketiga).

-Honor of Kings SMA: SMAN 110 Jakarta, SMK Ristek Jaya, dan SMK Walang Jaya.

-eFootball SMA: Radinka Wiratama dari Global Islamic School, Fadhl Dwi Putranto dari SMAN 117 Jakarta, dan Dasha Azbin Haryo Pandanaran dari SMAN 58 Jakarta.

-PUBG Mobile SMA: MAN 10 Jakarta, SMA Bunda Mulia, dan SMA Cyber Media Jakarta Selatan.

-Mobile Legends: Bang Bang SMP: SMPN 161 Jakarta Selatan, SMPN 74 Jakarta Timur, dan SMP Sekolah Bunda Mulia.

-Mobile Legends: Bang Bang SMA: SMKN 6 Jakarta, SMAN 80 Jakarta, dan SMAN 97 Jakarta.

Nama-nama tersebut menunjukkan keterlibatan sekolah dari berbagai wilayah Jakarta dalam kompetisi esports pelajar.

Pengalaman bertanding seperti ini dapat menjadi bekal bagi peserta yang ingin mengembangkan kemampuan ke tingkat kompetisi lebih tinggi, meski pembinaan berkelanjutan tetap diperlukan untuk mendukung perkembangan mereka.
 

Regenerasi Atlet Harus Berjalan Seiring Pendidikan

Senior Vice President Community and Media Networks UniPin Global, Debora Imanuella, menilai kompetisi pelajar memiliki peran penting dalam menjaga keberlanjutan ekosistem esports Indonesia.

“Regenerasi atlet merupakan bagian penting dalam perkembangan ekosistem esports Indonesia. Kompetisi pelajar memberikan ruang bagi generasi muda untuk mengasah kemampuan, membangun mental bertanding, serta belajar mengenai disiplin dan sportivitas,” ujar Debora.

Ia berharap semakin banyak talenta muda mendapat kesempatan untuk berkembang dan meraih prestasi tanpa mengesampingkan pendidikan maupun pembentukan karakter.

Pesan serupa disampaikan Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi DKI Jakarta, Zuhud Pana Graha. Ia mengingatkan para pelajar agar menjaga keseimbangan antara latihan dan pendidikan, serta menjadikan kompetisi sebagai sarana meraih prestasi dan mempererat persaudaraan.

Dukungan keluarga juga terlihat dalam perjalanan peserta. Yanti, orang tua salah satu pemain asal Rawamangun, mendampingi anaknya yang tergabung dalam tim SMPN 74 Jakarta Timur hingga mencapai babak final. Ia memandang esports sebagai wadah positif untuk menyalurkan minat dan mengembangkan potensi anak.

Di luar pertandingan, UniPin menghadirkan aktivitas seperti spin wheel dan Tekken 8 untuk peserta maupun pengunjung. Melalui dukungan terhadap kompetisi pelajar, perusahaan berharap lebih banyak talenta muda memperoleh pengalaman bertanding dan kesempatan berkembang, dengan pendidikan tetap menjadi bagian penting dari perjalanan mereka
 

Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda

(MMI)




TERKAIT

BERITA LAINNYA