ilustrasi puasa.
ilustrasi puasa.

4 Maret 2026 Puasa Hari Ke Berapa? Menggali Esensi Spiritual di Pertengahan Ramadan

Muhammad Syahrul Ramadhan • 03 Maret 2026 16:55
Ringkasnya gini..
  • Pertengahan Ramadan adalah cermin untuk melihat kembali apa yang telah kita capai selama dua minggu pertama.
  • Tahun ini, pertengahan Ramadan (malam ke-14) dipercantik dengan fenomena Gerhana Bulan Total.
  • Pada tanggal 4 Maret 2026 besok, puasa sudah masuk hari ke berapa.
Jakarta: Memasuki minggu kedua di bulan Maret 2026, umat Muslim di Indonesia terus menjalankan ibadah puasa Ramadan dengan penuh antusias. Namun, adanya perbedaan awal penetapan Ramadan tahun ini antara Pemerintah dan organisasi Muhammadiyah membuat sebagian masyarakat perlu lebih cermat dalam menghitung urutan hari. 
 
Lantas, pada tanggal 4 Maret 2026 besok, puasa sudah masuk hari ke berapa menurut masing-masing penanggalan?
 
Berdasarkan ketetapan Muhammadiyah, permulaan Ramadan 1447 H dimulai pada 18 Februari 2026. Merujuk pada perhitungan tersebut, maka pada Rabu, 4 Maret 2026, warga Muhammadiyah kini telah memasuki hari ke-15 ibadah puasa.

Penetapan awal Ramadan oleh Muhammadiyah merujuk pada hasil hisab Majelis Tarjih dan Tajdid. Karena seluruh kriteria astronomis telah terpenuhi, awal Ramadan diputuskan jatuh pada 18 Februari 2026. Alhasil, pada hari ini, 4 Maret 2026, warga Muhammadiyah tengah menjalankan ibadah puasa hari ke-15.
 
Di sisi lain, berdasarkan hasil sidang isbat yang digelar Kementerian Agama, pemerintah menetapkan awal Ramadan 1447 H jatuh pada 19 Februari 2026. Merujuk pada keputusan tersebut, maka umat Muslim yang mengikuti ketetapan pemerintah kini tengah menjalani ibadah puasa hari ke-14 pada tanggal 4 Maret 2026.

Esensi Pertengahan Ramadan: Titik Balik Menuju Kemenangan

Mencapai pertengahan bulan Ramadan, atau yang sering disebut sebagai fase Nisfu Ramadan, bukanlah sekadar hitungan angka di kalender. Bagi setiap Muslim, momen ini memiliki makna mendalam sebagai fase transisi spiritual. 

Momen Evaluasi Diri (Muhasabah)

Pertengahan Ramadan adalah cermin untuk melihat kembali apa yang telah kita capai selama dua minggu pertama. Apakah kualitas ibadah kita meningkat, atau justru mulai menurun karena rasa lelah? Ini adalah waktu yang tepat untuk memperbaiki niat dan mengevaluasi kedisiplinan diri agar tidak terjebak dalam rutinitas lapar dan haus semata.

Fase Pengampunan (Maghfirah)


Dalam pembagian fase Ramadan, periode tengah (hari ke-11 hingga ke-20) sering disebut sebagai fase Maghfirah atau ampunan Allah SWT. Esensinya adalah mengajak umat Islam untuk memperbanyak istighfar dan memohon ampunan atas segala kekhilafan, mumpung pintu ampunan masih terbuka lebar sebelum memasuki fase pembebasan dari api neraka di sepuluh hari terakhir.  

Pengingat Melalui Tanda Semesta


Tahun ini, pertengahan Ramadan (malam ke-14) dipercantik dengan fenomena Gerhana Bulan Total. Kehadiran fenomena alam ini di tengah bulan suci menjadi pengingat akan keagungan Sang Pencipta. Esensinya adalah agar manusia semakin merunduk dan menyadari bahwa setiap detak waktu dan fenomena alam di bulan ini adalah undangan untuk kembali kepada-Nya.
 
Jadikan sisa perjalanan Ramadan sebagai ajang untuk semakin memperkuat kedekatan kepada Sang Khalik, karena separuh napas Ramadan telah kita lalui, dan separuhnya lagi adalah kesempatan emas yang belum tentu kita temui kembali di tahun mendatang.
 
(Fany Wirda Putri)
 
 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(RUL)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan