Alutsista Nasional Jadi Andalan Pasukan Perdamaian PBB
Dirjen Strahan Kemhan Mayjen Hartind Asrin (kiri) dan Atul Khare. Foto: Kemhan
Jakarta: Produk pertahanan nasional menjadi andalan Kontigen Garuda pada misi pemeliharaan perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Kontingen Garuda adalah prajurit TNI yang ditugaskan sebagai pasukan perdamaian di negara lain.

Penggunaan alat utama sistem persenjataan (alutsista) nasional oleh Kontingen Garuda ini sekaligus menjadi ajang promosi kepada dunia.

"Penggunaan produk strategis nasional ini juga sebagai upaya ikut mengatasi kesenjangan kapabilitas dalam misi pemeliharaan perdamaian PBB," kata Direktur Jenderal Strategi Pertahanan Kementerian Pertahanan, Mayor Jenderal Hartind Asrin, dalam keterangan tertulis, Kamis, 15 Februari 2018.


Pembicaraan mengenai produk pertahanan itu mengemuka dalam diskusi panel bertema 'Upaya Mengatasi Kesenjangan Kapabilitas dalam Misi Pemeliharaan Perdamaian (MPP) PBB' di Markas Besar PBB, Amerika Serikat, kemarin.

Diskusi bertujuan untuk mengkaji dan mempromosikan penggunaan industri strategis dalam mendukung MPP PBB. Hartind berharap produk pertahanan nasional bisa lebih dikenal dunia.

Baca: Pasukan Penjaga Perdamaian Dapat Naikkan Nilai Tawar RI

Diskusi panel ini diselenggarakan di sela-sela pertemuan UN Special Committee for Peacekeeping Operations (C-34). Hadir dalam diskusi, United Nations Under-Secretary-General (USG) for Field Support, Atul Khare, selaku pembicara utama.

Kegiatan diskusi diisi sejumlah panelis, meliputi Anne Marie van den Berg (Direktur Divisi Dukungan Logisitik PBB), Kolonel Aldrin Petrus Mongan (Wakil Komandan Pusat Pemeliharaan Perdamaian), dan Yayat Ruyat (Kepala Divisi Pengembangan PT Pindad).





(UWA)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id