Warga melintas di simpang Mampang - Medcom.id/M Sholahadhin Azhar.
Warga melintas di simpang Mampang - Medcom.id/M Sholahadhin Azhar.

Warga tak Sepakat Penutupan Simpang Mampang

M Sholahadhin Azhar • 20 Mei 2018 12:55
Jakarta: Warga di Mampang Prapatan, Jakarta Selatan tak setuju dengan uji coba penutupan tiga simpang di kawasan itu. Adi, salah seorang warga menyebut penutupan mempersulit aktivitas sehari-hari.
 
"Yang dulunya bisa langsung, sekarang harus muter dulu di Garasindo. Enggak praktis," katanya pada Medcom.id di simpang Mampang Prapatan VII, Jakarta Selatan, Minggu, 20 Mei 2018.
 
Adi mengaku, hal tersebut yang menjadi pertimbangan warga membongkar beton rekayasa lalu lintas (lalin). Sebab pembatas yang mulai dipasang pada Jumat, 18 Mei 2018 itu mengganggu.

"Kemarin Sabtu kita beramai-ramai membongkar beton. Supaya warga bisa jalan, karena kalau dipalang begitu kan harus berputar jauh," imbuh Adi.
 
Warga lainnya, Kadir, mengutarakan hal serupa. Untuk menuju Duren Tiga dia tak perlu memutar jauh. 
 
"Kalau ditutup, kita itu harus muter jauh banget. Apalagi tiga simpang ditutup semua, jadi muternya di atas underpass Mampang sana. Jauh," katanya.
 
(Baca juga: Warga Pengantar Jenazah Kembali Robohkan Beton Rekayasa Lalin Duren Tiga)
 
Medcom.id sempat menjajal rute penutupan simpang itu. Dari Mampang Prapatan VII, hanya ada putaran di Garasindo dan di atas underpass Mampang. Jarak tempuh sekitar dua km. 
 
Seperti diketahui, tiga rute simpang yang ditutup adalah di Simpang Jalan Mampang Prapatan Raya-Jalan Mampang Prapatan VII-Jalan Mampang Prapatan VIII, Simpang Jalan Mampang Prapatan Raya-Jalan Duren Tiga Raya-Jalan Kemang Utara IX dan Simpang Jalan Mampang Prapatan Raya-Jalan Duren Bangka-Jalan Duren Tiga Selatan.
 
Ketiga persimpangan itu ditutup dan masyarakat dari arah utara menuju barat, diminta berputar di depan Garansindo. Sementara lalu lintas dari barat menuju selatan, yang semula belok kanan menuju Ragunan, dialihkan untuk belok ke kiri dan berputar di atas putaran lintas bawah Mampang.
 

 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(REN)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>