ilustrasi/medcom.id
ilustrasi/medcom.id

Antisipasi Gelombang Covid-19, Pemerintah Stok 400 Ribu Molnupiravir

Fachri Audhia Hafiez • 19 Januari 2022 17:16
Jakarta: Pemeirntah telah mengamankan ratusan ribu obat antivirus baru untuk menghadapi gelombang lanjutan covid-19 yang disebabkan oleh varian Omicron. Obat tersebut adalah Molnupiravir.
 
"Menyediakan obat antivirus baru Molnupiravir dan Paxlovid, di mana Kementerian Kesehatan sudah mengamankan 400 ribu tablet Molnupiravir yang sudah disiapkan PT Amarox," kata juru bicara pemerintah untuk penanganan covid-19, Reisa Broto Asmoro, melalui YouTube Sekretariat Presiden, Rabu, 19 Januari 2022.
 
Rencananya, kata Reisa, PT Amarox akan memproduksi sendiri Molnupiravir pada April atau Mei 2022. Produksi Paxlovid diharapkan menyusul.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Reisa mengatakan langkah itu sebagai upaya pemerintah menjamin ketersediaan obat covid-19. Sehingga, dalam kondisi kasus covid-19 meroket, Indonesia tak kesulitan memperoleh obat-obatan yang diperlukan pasien.
 
"Bahwa, pemerintah terus menjamin ketersediaan obat covid-19 dalam negeri tentunya untuk menghadapi gelombang lanjutan virus covid-19," ujar Reisa.
 
Baca: Kasus Omicron Indonesia Capai 506, Kemenkes: Puncaknya di Februari
 
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan berdasarkan hasil uji klinik, Molnupiravir mampu mengurangi 50 persen pasien covid-19 masuk rumah sakit. Serta menekan kematian akibat covid-19.
 
Budi menyebut Indonesia sangat membutuhkan ketersediaan obat-obatan di tengah meningkatnya kasus covid-19. Selain Molnupiravir, obat covid-19 yang digunakan, yaitu Favipiravir.
 
"Saat ini PT Amarox sudah mulai memproduksi obat Molnupiravir, rencananya di bulan April tahun ini sudah bisa dipasarkan ke masyarakat," kata Budi saat berkunjung ke PT Amarox Pharma Global, Jumat, 14 Januari 2022.
 
(NUR)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif