Afganistan memutuskan untuk menghentikan pencarian mencari korban tanah longsor yang menewaskan lebih dari 2.500 orang. REUTERS/Stringer
Afganistan memutuskan untuk menghentikan pencarian mencari korban tanah longsor yang menewaskan lebih dari 2.500 orang. REUTERS/Stringer

Afghanistan Hentikan Pencarian Korban Longsor

Patricia Vicka • 04 Mei 2014 12:28
medcom.id, Badakhshan: Afganistan memutuskan untuk menghentikan pencarian mencari korban tanah longsor yang menewaskan lebih dari 2.500 orang.
 
Tim penyelamat berhenti menggali tanah dan lumpur yang menimbun seluruh desa terpencil di Provinsi Badakhshan, Afganistan. Mereka menyadari upaya mencari korban selamat sia-sia.
 
"Kami tidak dapat melanjutkan pencarian dan operasi penyelamatan. Karena, rumah warga tertimbun lumpur dengan kedalaman beberapa meter. Kini, kami akan berdoa bagi para korban dan membuat lokasi ini sebagai kuburan massal," ujar Gubernur Provinsi Shah, Waliullah Adeeb, seperti dikutip dari BBC, Minggu (4/5/2014).

Pada Jumat (2/5/2014), terjadi bencana tanah longsor akibat hujan deras. Longsoran berupa lumpur menimbun 370 rumah dan 2.500 warga. Sebanyak 350 orang ditemukan tewas oleh tim penyelamat dan sekitar 2.000 lainnya masih tertimbun. Upaya pencarian telah dilakukan sejak Sabtu (03/04/2014) dengan peralatan yang terbatas.
 
Sementara itu, ribuan orang yang mengungsi kini dirundung kesedihan dan putus asa. Selain kehilangan anggota keluarga, mereka kini harus bertahan hidup di lokasi pengungsian sementara di lereng bukit. Untungnya, bantuan untuk para pengungsi seperti tenda, makanan, dan air telah didatangkan. (BBC)
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(PRI)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>