medcom.id, Jakarta: Mayat pria tanpa identitas ditemukan di tempat parkir pemakaman Blok Khusus, RT14/12, Bintaro, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Minggu 24 Juli. Mayat pria tersebut diperkirakan berusia 35 tahun.
"Iya ditemukan pria tanpa identitas meninggal di area parkir dekat makam," ujar Kapolsek Pesanggrahan Kompol Afroni Sugiarto seperti disitat dari Blog Humas Polda Metro Jaya, Senin (25/7/2016).
Mayat tanpa identitas itu diduga tewas karena over dosis (od), karena meminum minuman keras oplosan. Di saku celana korban terdapat uang ratusan ribu rupiah.
Jasad korban kemudian dilarikan ke RS Fatmawati, Jakarta Selatan untuk dilakukan visum. Berdasarkan pemeriksaan awal, tak ditemukan adanya tanda kekerasan di tubuh korban.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Pesanggrahan Iptu Sofyan menambahkan warga sekitar tak ada yang mengenali korban.
"Saya belum dapat memastikannya dia over dosis atau tidak. Tapi dari hasil tim identifikasi ini dugaan memang karena mabuk. Kami sudah panggil warga untuk mengenali, tapi memang katanya bukan orang situ," katanya.
medcom.id, Jakarta: Mayat pria tanpa identitas ditemukan di tempat parkir pemakaman Blok Khusus, RT14/12, Bintaro, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Minggu 24 Juli. Mayat pria tersebut diperkirakan berusia 35 tahun.
"Iya ditemukan pria tanpa identitas meninggal di area parkir dekat makam," ujar Kapolsek Pesanggrahan Kompol Afroni Sugiarto seperti
disitat dari
Blog Humas Polda Metro Jaya, Senin (25/7/2016).
Mayat tanpa identitas itu diduga tewas karena over dosis (od), karena meminum minuman keras oplosan. Di saku celana korban terdapat uang ratusan ribu rupiah.
Jasad korban kemudian dilarikan ke RS Fatmawati, Jakarta Selatan untuk dilakukan visum. Berdasarkan pemeriksaan awal, tak ditemukan adanya tanda kekerasan di tubuh korban.
Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Pesanggrahan Iptu Sofyan menambahkan warga sekitar tak ada yang mengenali korban.
"Saya belum dapat memastikannya dia over dosis atau tidak. Tapi dari hasil tim identifikasi ini dugaan memang karena mabuk. Kami sudah panggil warga untuk mengenali, tapi memang katanya bukan orang situ," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(YDH)