Revitalisasi Taman Ismail Marzuki. Foto: MI/Pius Erlangga
Revitalisasi Taman Ismail Marzuki. Foto: MI/Pius Erlangga

DPRD DKI Yakin Jakpro Profesional Merevitaliasi TIM

Nasional transisi taman ismail marzuki
Cindy • 08 Desember 2019 03:51
Jakarta:DPRD DKI Jakarta meyakini PT Jakarta Propertindo (Jakpro) tetap merevitalisasi Taman Ismail Marzuki (TIM) dengan penyertaan modal daerah (PMD) yang dipangkas. Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta Abdul Aziz yakin pemangkasan anggaran takakan menghambat revitalisasi.
 
"Tapi direksi Jakpro pasti punya rencana setelah pemotongan itu, karena saya kira mereka
cukup siap dan profesional untuk itu," kata Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta Abdul Aziz dikutip dari Antara, Minggu, 8 Desember 2019.
 
Jakpro mengusulkan PMD sebesar Rp600 miliar untuk revitalisasi TIM dalam Kebijakan Umum
Anggaran dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) tahun 2020. Namun DPRD DKI Jakarta hanya menyetujui PMD sebesar Rp 200 miliar.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pemangkasan karena DPRD DKI menolak keras pembangunan hotel TIM. Penolakan juga dilayangkan para seniman. Menurut para seniman, pembangunan hotel tak sesuai dengan marwah kebudayaan dan kesenian di TIM.
 
Sementara itu, Direktur Utama PT Jakpro Dwi Wahyu Daryoto menyatakan akan tetap melaksanakan revitalisasi dengan angka PMD yang telah disepakati DPRD DKI Jakarta tersebut. Rencana awal, Jakpro ingin membangun fasilitas baru seperti hotel, pusat kuliner dan galeri seni.
 
Namun pembangunan hotel itu menjadi polemik. Kendati demikian, Dwi memastikan akan terus melanjutkan revitalisasi galeri seni dan Pusat Dokumentasi Sastra (PDS) HB Jassin.
 
"Tahapannya sudah ada, kami akan tuntaskan di 2021," ucap Dwi.
 

(NUR)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif