Alat perekam suara kokpit pesawat Lion Air yang jatuh di perairan Karawang, Jawa Bara. Foto: Istimewa.
Alat perekam suara kokpit pesawat Lion Air yang jatuh di perairan Karawang, Jawa Bara. Foto: Istimewa.

Penemu CVR Lion Air Bakal Diberi Penghargaan

Nasional Lion Air Jatuh
Dian Ihsan Siregar • 14 Januari 2019 21:39
Jakarta: Penyelam TNI AL yang menemukan alat perekam suara kokpit atau Cockpit Voice Recorder (CVR) Lion Air PK-LQP akan meraih penghargaan (reward).
 
"Reward pasti ada, nanti kita akan laporkan kepada komando atas, karena militer sehingga harus kita laporkan ke komando atas," ucap Panglima Komando Armada I Laksamana Muda Yudo Margono di atas KRI Spica, Senin, 14 Januari 2019.
 
Yudo juga belum bisa menyebutkan penghargaan apa yang akan diterima kepada penyelam, sehingga memperoleh CVR yang telah lama dicari.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia pun menyebutkan, penemuan CVR bukan hasil kerja keras TNI AL saja, namun semua pihak termasuk Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). Oleh karenanya usaha bersama tersebut harus diapresiasi seluas-luasnya.
 
"Ini berkat kerja sama kita semuanya, KNKT, bersama KRI Spica tentunya. Penyelam kita apresiasi, baik Dinas Penyelamatan Bawah Air (Diambair) dan Kopaska Koarmada I," tukas Yudo.
 
Sebelumnya Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidrosal) bersama Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) berhasil menemukan Cockpit Voice Recorder (CVR) Lion Air PK-LQP yang jatuh di Perairan Tanjung Karawang beberapa waktu lalu.
 
Kapushidrosal Laksamana Muda TNI Harjo Susmoro mengatakan penemuan CVR dilakukan oleh 18 orang dari tim penyelam dari Dislambair Koarmada I dan 3 orang dari Kopaska. Mereka menggunakan kapal KRI Spica-934.
 
"Pada saat menyelam, penyelam atas nama Serda Ttg Satria Margono berhasil menemukan CVR," ungkap dia.
 
Dia menyebutkan, kapal menemukan CVR pada posisi koordinat 05 48 46,503 S - 107 07 36,728T di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat. Pushidrosal kemudian mengerahkan KRI Spica-934 yang diberangkatkan dari Dermaga Jakarta International Container Terminal (JICT) 2 Pelabuhan Tanjung Priok, Selasa, 8 Januari 2019.
 

(SCI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif