Ilustrasi. Media Indonesia.
Ilustrasi. Media Indonesia.

Indonesia Dinilai Masih Perlu Mengoptimalkan Potensi Sektor Maritim

Arga sumantri • 21 Oktober 2022 15:53
Jakarta: Indonesia dinilai masih harus mengoptimalkan sektor maritim guna membangkitkan perekonomian. Sejauh ini, potensi maritim di Indonesia dinilai belum dapat dimanfaatkan secara maksimal.
 
Pengamat Maritim dari Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas Strategic Centre (IKAL SC) Marcellus Hakeng Jayawibawa mengungkapkan ada sejumlah kendala yang membuat pemanfaatan maritim Indonesia belum optimal. Salah satunya, lantaran laut Indonesia yang sangat luas.
 
"Karena adanya keterbatasan Pemodalan serta Keterbatasan Sumber Daya Manusia Indonesia yang memberikan perhatiannya kepada dunia Maritim," ujar Marcellus Hakeng, melalui keterangan tertulis, Jumat, 21 Oktober 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Namun, ia masih yakin Indonesia bisa menjadi poros maritim dunia seperti yang dicanangkan pemerintahan Presiden Joko Widodo. Salah satu caranya, dengan memaksimalkan tangkapan hasil laut di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia (WPPNRI).
 
"Ini seperti memiliki emas biru yang mahal harganya tapi sayang belum dikembangkan secara maksimal," ujar dia.
 
Saat ini, kata dia, Indonesia berada di posisi keempat dunia sebagai negara produsen ikan. Posisi ini bisa meningkat manakala potensi maritim Tanah Air bisa terus dimaksimalkan.
 
"Indonesia dapat berada di posisi ketiga atau bahkan nomor satu dunia sebagai produsen ikan jika WPPNRI itu digarap secara serius dan berkesinambungan," ungkap dia.
 

Baca: KSAL Ingatkan Pentingnya Pembangunan Sektor Maritim 


Ia menilai butuh kerja sama semua pihak dalam mengoptimalkan kawasan WPPNRI. Baik di tingkat pusat maupun daerah.
 
Menurut dia, bukan hanya hasil tangkapan yang melimpah. Tapi, juga dibutuhkan pelabuhan terpadu untuk perikanan tangkap. Perlu juga dibangun pabrik pengolahan ikan di pelabuhan, sehingga hasil ikan dapat langsung diolah. 
 
"Dibutuhkan juga gudang-gudang penyimpanan ikan berpendingin (cold storage) untuk menjaga kesegaran ikan sebelum sampai ke konsumen serta untuk memperkecil biaya pengiriman hasil laut tersebut," tutur Hakeng.
 
(AGA)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif