REU/Samsul Said
REU/Samsul Said

Malaysia Airlines

Firman Pergi untuk Bekerja di Perusahaan Migas China

08 Maret 2014 19:30
medcom.id, Jakarta: Pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370 yang berangkat dari Kuala Lumpur Malaysia menuju Beijing hilang dinihari tadi. Ada 239 orang dalam pesawat itu, 7 di antaranya Warga Negara Indonesia.
 
Salah satu penumpang asal Indonesia diketahui bernama Firman Chandra Siregar, kelahiran 8 Oktober 1989.
 
Lasmaria Siregar, kakak kandung Firman, tidak banyak bicara saat dihubungi Media Indonesia. Lasmaria yang biasa disapa Lala hanya mengharapkan adiknya selamat dari peristiwa itu.

"Maaf ya mas, saya lagi tak enak badan. Kami dari pihak keluarga mohon doanya saja. Sekarang pun kami masih mencari-cari informasi," ujar Lala dengan suara tetap menampakkan ketegarannya, Sabtu (8/3).
 
Leonard Franky, juga kakak Firman, mengaku sempat menanyakan kabar tentang adiknya. "Dek, di mana sekarang? Kok gak ada kabarmu adekku," kata Leonard.
 
Sementara Imel (24), sahabat Firman, menyebut bahwa lulusan Teknik Elektro Institut Teknik Bandung (ITB) tahun 2011 itu dikenal sebagai teman baik dan santun.
 
"Kami sahabat SMA. Kami sekolah bersama di SMA Negeri 4 Medan. Firman itu teman yang baik banget. Dia juga rajin beribadah dan rajin berolah raga. Di SMA dia dikenal sebagai anak basket. Firman tipe anak yang agak pendiam, tapi tetap ramah dengan semua orang," kata Imel.
 
Dahulu saat masih di SMA, Firman merupakan anak yang suka main dan tidur di kelas. Tetapi selalu juara di kelas.
 
Imel menuturkan perbicangan terakhir dengan Firman. "Kami terakhir bertemu pada Tahun Baru 2014 di Medan. Kami terakhir saling menghubungi pada Maret awal."
 
Pada Imel, Firman mengutarakan keberangkatannya ke Beijing pada 7 Maret 2014 untuk bekerja di salah satu perusahaan minyak dan gas di China.
 
"Firman, masih bisa ketemuan gak? Dia jawab, aku gak bisa, Mel. Mau prepare urus-urus surat dan packing untuk keberangkatan, aku juga masih les Mandarin untuk memperlancar bahasaku di sana dan juga mau berangkat ke Kuala Lumpur," tutur Imel.
 
Kabar terakhir yang Imel tahu, Ibu Firman mengantar keberangkatan anak bungsunya dari Bandara Kuala Lumpur, Malaysia. Firman, anak bungsu dari 4 bersaudara ini juga pernah bekerja di Halliburton, perusahan minyak asal Amerika Serikat, pada 2012 lalu. Firman juga bekerja selama tiga bulan di perusahaan Mussafah Industrial Abu Dhabi (UAE). Terakhir, Firman diketahui bekerja di Baker Hughes, AS. (Yahya Farid Nasution)
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(JCO)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>