Mendikbud: Tiada Hari Tanpa Sekolah di Lombok

Ahmad Mustaqim 17 September 2018 15:49 WIB
pendidikangempa bumiGempa Lombok
Mendikbud: Tiada Hari Tanpa Sekolah di Lombok
Menteri Pendidikan Muhadjir Effendy menjadi pembicara pada program acara Kick Andy di Grand Studio, Jakarta. MI/Pius Erlangga
Bantul: Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy terus berupaya memberikan hak pendidikan bagi anak-anak korban gempa bumi di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Tim dari Kemendikbud sudah mulai bekerja di lapangan.

"Saya sudah membawa tim penuh dari Kemendikbud pusat, bekerjasama dengan dinas (pendidikan), dengan saya kirim 21 truk fasilitas (bantuan)," ujar Muhadjir di Sportorium Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Senin, 17 September 2018.

Selain mengirim tim dan bantuan, Muhadjir juga memastikan seluruh guru terdampak bencana di NTB mendapatkan tunjangan khusus sesuai dengan amanat undang-undang guru dan dosen. Sebab, guru menjadi elemen penting untuk menjamin roda pendidikan tetap berjalan.


"Langkah ini sesuai dengan yang diputuskan Presiden enam bulan (pelayanan pendidikan normal) lalu," katanya.

Kemendikbud bersama Gubernur NTB mencanangkan tiada hari tanpa sekolah bagi anak-anak terdampak bencana gempa di Lombok. "Apapun kondisinya mereka, siswa-siswa harus tetap belajar," kata dia.

Dia mendorong pihak berwajib menghukum tegas pelaku korupsi dana rehabilitasi bangunan sekolah terdampak gempa di Lombok. Sejumlah oknum itu di antaranya; HM (anggota DPRD Kota Mataram), SD (Kepala Dinas Pendidikan), dan CT (kontraktor).

"Tapi memang itu bukan dana Kemendikbud yang ada di pusat, tapi itu dana di APBD. Jadi bukan wilayah kami," ungkapnya.
 



(SUR)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id