Pemberian penghargaan oleh BNPB/Medcom.id/Theo.
Pemberian penghargaan oleh BNPB/Medcom.id/Theo.

Sejumlah Kepala Daerah Dianggap Berkontribusi Mengantisipasi Bencana

Nasional bencana bnpb Kepala Daerah
Theofilus Ifan Sucipto • 13 Oktober 2020 19:48
Jakarta: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengganjar sejumlah kepala daerah dan lembaga dengan penghargaan. Mereka dinilai berkontribusi mengantisipasi bencana di wilayahnya.
 
“Penghargaan setinggi-tingginya untuk pegiat kebencanaan. Ini menunjukan pengurangan risiko bencana telah menjadi sebuah gerakan,” kata Kepala BNPB, Doni Monardo, di Gedung BNPB, Jakarta Timur, Selasa, 13 Oktober 2020.
 
Adapun pemerintah daerah yang diganjar penghargaan yakni Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo; Gubernur Bali, I Wayan Koster; dan Gubernur Bangka Belitung, Erzaldi Rosman Djohan. Kemudian Bupati Malang, Sanusi; Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw; Bupati Magelang, Zaenal Arifin; Bupati Banyumas, Achmad Husein; serta Bupati Kepulauan Meranti, Irwan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Berikutnya Bupati Batubara, Zahir; Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana; Bupati Gorontalo Utara, Indra Yasin; dan Bupati Kediri, Haryanti Sutrisno. Selanjutnya Bupati Majalengka, Karna Sobahi; Bupati Kepulauan Tagulandang Biaro, Evangelian Sasingen; Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy; serta Wali Kota Surakarta, FX Hadi Rudyatmo.
 
Doni mengatakan upaya antisipasi bencana tidak bisa hanya dilakukan oleh pemerintah. Masyarakat harus berpartisipasi supaya dampak akibat bencana bisa ditekan seminimal mungkin.
 
“Ini harus didukung seluruh komponen. Hanya kebersamaan yang dapat membuat risiko menjadi kecil,” tegas jenderal bintang tiga itu.
 
Sejumlah lembaga juga diganjar penghargaan serupa yakni Forum Perguruan Tinggi Pengurangan Risiko Bahasa (FPT-PRB), Ikatan Ahli Kebencanaan Indonesia (IABI), Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Palang Merah Indonesia (PMI), dan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC). Kemudian Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBI NU), Gerakan Pramuka, Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI), Organisasi Amatir Radio Indonesia (Orari), serta Forum Lembaga Usaha Penanggulangan Bencana Indonesia (Forlu PBI).
 
“Kita apresiasi kerja keras komponen dan pelibatan masyarakat ini,” tutur Doni.
 
(ADN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif