medcom.id, Jakarta: Tim Angkasa Pura II Bandara Minangkabau Padang berhasil memindahkan pesawat Citilink Indonesia dengan nomor penerbangan QG 970. Pesawat sempat tergelincir keluar runway saat mendarat di bandara internasional tersebut pada Minggu (2/8/2015) kemarin. Saat ini pesawat sudah dibawa menuju hanggar untuk mendapat pemeriksaan teknis lebih lanjut.
"Pada pukul 08.50 pagi ini pesawatnya sudah berhasil diangkat dan dipindahkan ke tempat yang aman," tegas President dan CEO Citilink Albert Burhan dalam keterangan tertulisnya, Senin (3/8/2015).
Albert mengatakan pihaknya saat ini telah menerbangkan tim teknis operasional untuk memeriksa kerusakan pesawat tersebut.
"Sementara menunggu pemindahan tersebut selesai, Citilink menerbangkan tim teknis operasional yang akan tiba di lokasi pada Senin siang pukul 11.00 WIB untuk melakukan pemeriksaan pesawat," tegas dia.
Di samping itu, Citilink bersama Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) juga akan terbang ke Padang untuk meninjau proses pemindahan pesawat. Mereka juga akan menyambangi beberapa korban yang mengalami trauma akibat kecelakaan itu.
"Meski laporan sementara yang kami terima bahwa kondisi pesawat secara keseluruhan dalam keadaan baik, namun demi memastikan hal tersebut, Direksi Citilink dan KNKT juga akan terbang ke Padang meninjau langsung proses akhir pemindahan pesawat. Sekaligus rencananya mengunjungi para penumpang yang mengalami shock ringan," lanjutnya.
Mengenai kondisi penerbangan Citilink sendiri, Albert memastikan seluruh penerbangan kembali berlangsung normal. Hanya ada delay (keterlambatan) mengingat adanya penarikan pesawat yang membutuhkan kurang lebih waktu satu jam, serta pemeriksaan landasan pacu oleh pihak otoritas bandara setempat.
"Seluruh penerbangan Citilink dari/menuju Padang akan kembali berlangsung normal, namun hanya mengalami delay karena proses pemindahan pesawat," tutur Albert.
Rute penerbangan Padang Citilink saat ini adalah Jakarta-Padang (PP) sebanyak dua kali sehari (PP), dan Batam-Padang (PP) sebanyak tiga kali sehari.
medcom.id, Jakarta: Tim Angkasa Pura II Bandara Minangkabau Padang berhasil memindahkan pesawat Citilink Indonesia dengan nomor penerbangan QG 970. Pesawat sempat tergelincir keluar runway saat mendarat di bandara internasional tersebut pada Minggu (2/8/2015) kemarin. Saat ini pesawat sudah dibawa menuju hanggar untuk mendapat pemeriksaan teknis lebih lanjut.
"Pada pukul 08.50 pagi ini pesawatnya sudah berhasil diangkat dan dipindahkan ke tempat yang aman," tegas President dan CEO Citilink Albert Burhan dalam keterangan tertulisnya, Senin (3/8/2015).
Albert mengatakan pihaknya saat ini telah menerbangkan tim teknis operasional untuk memeriksa kerusakan pesawat tersebut.
"Sementara menunggu pemindahan tersebut selesai, Citilink menerbangkan tim teknis operasional yang akan tiba di lokasi pada Senin siang pukul 11.00 WIB untuk melakukan pemeriksaan pesawat," tegas dia.
Di samping itu, Citilink bersama Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) juga akan terbang ke Padang untuk meninjau proses pemindahan pesawat. Mereka juga akan menyambangi beberapa korban yang mengalami trauma akibat kecelakaan itu.
"Meski laporan sementara yang kami terima bahwa kondisi pesawat secara keseluruhan dalam keadaan baik, namun demi memastikan hal tersebut, Direksi Citilink dan KNKT juga akan terbang ke Padang meninjau langsung proses akhir pemindahan pesawat. Sekaligus rencananya mengunjungi para penumpang yang mengalami shock ringan," lanjutnya.
Mengenai kondisi penerbangan Citilink sendiri, Albert memastikan seluruh penerbangan kembali berlangsung normal. Hanya ada delay (keterlambatan) mengingat adanya penarikan pesawat yang membutuhkan kurang lebih waktu satu jam, serta pemeriksaan landasan pacu oleh pihak otoritas bandara setempat.
"Seluruh penerbangan Citilink dari/menuju Padang akan kembali berlangsung normal, namun hanya mengalami delay karena proses pemindahan pesawat," tutur Albert.
Rute penerbangan Padang Citilink saat ini adalah Jakarta-Padang (PP) sebanyak dua kali sehari (PP), dan Batam-Padang (PP) sebanyak tiga kali sehari.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(MBM)