Kepala BPOM Penny Kusumastuti Lukito. Medcom.id/Theofilus Ifan Sucipto
Kepala BPOM Penny Kusumastuti Lukito. Medcom.id/Theofilus Ifan Sucipto

Dukung Kemandirian Vaksin, BPOM Dampingi 4 Perusahaan Farmasi

Nasional BPOM Bio Farma vaksin covid-19 Vaksinasi covid-19 Vaksin Merah Putih
Theofilus Ifan Sucipto • 10 Januari 2022 12:55
Jakarta: Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) tengah mendampingi empat perusahaan farmasi di Indonesia. Kerja sama itu untuk mendukung kemandirian Indonesia memproduksi vaksin covid-19.
 
“BPOM berkomitmen mengawal penelitian dalam negeri,” kata Kepala BPOM Penny K Lukito dalam telekonferensi di Jakarta, Senin, 10 Januari 2022.
 
Penny memerinci empat perusahaan tersebut, yakni PT Bio Farma yang saat ini satu-satunya industri farmasi vaksin di Indonesia. Kemudian PT Biotis Pharmaceutical yang telah diberi petunjuk cara pembuatan obat yang baik (CPOB) dari BPOM.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Untuk fill and finish serta memproduksi Vaksin Merah Putih bersama Unair (Universitas Airlangga),” papar dia.
 
Lalu, PT Etana Biotechnologies Indonesia dan PT Jakarta Biopharmaceutical Industry (JBio). Penny menyebut pendampingan penting agar keempat perusahaan bisa bersaing secara global.
 
“Pendampingan ini agar empat perusahaan bisa menjadi produsen vaksin bertaraf internasional,” tutur Penny.
 
Menurut Penny, kemandirian Indonesia memproduksi vaksin sangat penting. Kemampuan Indonesia itu tidak hanya untuk mencukupi kebutuhan vaksin di dalam negeri.
 
“Tapi juga mendorong peluang ekspor dan meningkatkan daya saing,” jelas dia.
 
Baca: 5 Merek Vaksin Dapat Izin Penggunaan Darurat Sebagai Booster
 
 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif