Spanduk parkir gratis Indomaret Bekasi yang viral. Twitter @RDNADN
Spanduk parkir gratis Indomaret Bekasi yang viral. Twitter @RDNADN

Viral Spanduk Parkir Gratis Indomaret Bekasi, Netizen Malah Adu Debat Soal Ini

Cindy • 27 Oktober 2021 16:20
Jakarta: Unggahan foto spanduk parkir gratis di salah satu Indomaret di Bekasi viral di media sosial. Unggahan itu dibagikan akun Twitter @RDNADN, yang mengacungi jempol kebijakan Indomaret Bekasi. 
 
"Semoga banyak ditiru dan diterapkan Indomaret-Indomaret lain @Indomaret," tulis @RDNADN dikutip dari Twitter, Rabu, 27 Oktober 2021. 
 
Unggahan spanduk parkir gratis itu bertuliskan "Parkir gratis khusus konsumen Indomaret, apabila ada pihak meminta uang parkir dan Anda merasa dirugikan, silakan laporkan Pasal 368, 371 KUHP ke Polsek terdekat." Tak hanya itu, spanduk juga menampilkan nomor Polsek Bekasi Selatan dan Polres Metro Bekasi yang bisa dihubungi. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Spanduk parkir gratis di Indomaret Bekasi itu menjadi perbincangan hangat di kalangan netizen. Nama Indomaret seketika menjadi trending topic pertama di Twitter dengan 19,8 ribu cuitan pada pukul 15.50 WIB, Rabu, 27 Oktober 2021. 
 
Tangkapan layar spanduk parkir gratis Indomaret Bekasi yang viral. Twitter @RDNADN
Tangkapan layar spanduk parkir gratis Indomaret Bekasi yang viral. Twitter @RDNADN.
 
Alih-alih membicarakan parkir gratis di Indomaret, netizen malah ribut berdebat soal parkir ilegal dan premanisme. Ada sejumlah netizen yang pro, adapula yang kontra terkait parkir ilegal tersebut. 
 
"Kok sedih ya, padahal cuma Rp2 ribu gitu. Dia juga kagak mau kali jadi kang parkir. Tapi kan dengan cara itu dia bisa ngehidupin dan ngebiayain keluarga dan anak-anaknya. Apa salahnya sih saling membantu," tulis @marmutmerahati. 
 
"Cobalah bijak, mereka markir untuk menghidupi keluarganya masa Rp2 ribu dipermasalahin, tapi kalau parkiran di ruko atau mal enggak dipermasalahin walaupun bayar mahal. Kalau enggak ada uang receh kan tinggal bilang ke abang parkirnya, dia juga paham pasti," tulis @Alnmaulana0. 
 
"Kalau alasannya untuk menghidupi keluarga ya kerja yang layak, kalau memang kemampuannya jadi tukang parkir ya jadilah tukang parkir legal. Ini kenapa masih banyak orang mendukung tukang parkir ilegal ya, dasarnya orang Indonesia kalau bisa dilanggar ya dilanggar," tulis @txtfromsetan. 
 
"Kamu tau enggak, aku jualan cari selisih Rp500-1.000 itu susah banget, cape banget. Mereka enggak ngapa-ngapain tapi dapet 2.000. Enak bener, kalau tukang parkirnya bener ya enggak apa-apa, misal kalau hujan helm diamankan, kita juga kan ikhlas. Lah ini enggak nyampe 30 menit markir terus mereka juga enggak ngapa-ngapain," tulis @Manusiatuwa. 
 
"Enggak sedikit tukang parkir ilegal yang sering nodong. Kalau kita enggak ngasih enggak mau minggir. Jangan normalisasi si pelanggar peraturan," tulis @penggemarmekdi_. 
 
"Sebenarnya gue enggak masalah dengan adanya tukang parkir, asal dia kelihatan kerjanya, misal bantu narikin motor, bantu berhentiin kendaraan dari lawan arah kalau nyeberang. Ini udah pas dateng dia duduk aja, pas udah keluar dia berdiri di belakang motor, pas udah dikasih malah lanjut ngopi," tulis @babanananana
 
(MBM)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif