Ilustrasi penyebaran virus korona (covid-19). Medcom.id/Annisa
Ilustrasi penyebaran virus korona (covid-19). Medcom.id/Annisa

Asosiasi Epidemiolog Kritik Kapasitas Deteksi Mutasi Covid-19 Indonesia

Nasional Virus Korona covid-19 pandemi covid-19 Mutasi virus Penularan covid-19
Anggi Tondi Martaon • 19 Juni 2021 15:32
Jakarta: Sejumlah mutasi covid-19 sudah terdeteksi di Indonesia. Bahkan, beberapa varian baru virus korona itu disebut sudah ada di Tanah Air sejak awal 2021.
 
"Varian baru sudah masuk mulai Januari 2021," kata Kepala Bidang Pengembangan Profesi Perhimpunan Ahli Epidemiologi Indonesia (PAEI), Masdalina Pane, dalam diskusi virtual, Sabtu, 19 Juni 2021.
 
Kemampuan deteksi virus Indonesia dikritik. Sebab, mutasi tersebut baru terdeteksi pada Mei 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Ini kegagalan capacity-to-detect (kapasitas mendeteksi)," ungkap dia.
 
Baca: Temuan Varian Delta di Jakarta Berasal dari Pekerja Migran Indonesia
 
Secara umum, ada tiga hal utama yang harus dilakukan menghadapi mutasi covid-19. Pertama yaitu capacity-to-detect.
 
Jika deteksi awal gagal, upaya mencegah atau capacity-to-prevent harus dilakukan. "Mencegah dia untuk tidak menyebar," sebut dia.
 
Terkahir, capacity-to-response. Aspek ini berupa respons mencegah agar mutasi virus ini tidak menyebar dengan cepat.
 
"Respons utama dalam pengendalian pandemi adalah tracing, terutama dalam isolasi dan karantina," ujar dia.
 
(SUR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif