Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla (JK). Dok. Istimewa
Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla (JK). Dok. Istimewa

JK Dukung Penutupan Sementara Rumah Ibadah, Azan Tetap Dikumandangkan

Nasional Virus Korona covid-19 Pasien Covid-19 pandemi covid-19 Satgas Covid-19 Penularan covid-19 Pengidap Covid-19 PPKM Darurat
Juven Martua Sitompul • 01 Juli 2021 17:52
Jakarta: Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla (JK) mendukung pemerintah menutup sementara rumah ibadah dalam rangka pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat yang berlaku 3 hingga 20 Juli 2021. Keputusan ini dinilai tepat untuk melindungi masyarakat dari covid-19.
 
JK menyebut rumah ibadah merupakan salah satu tempat yang berpotensi menimbulkan kerumunan. Sehingga, dapat mempercepat laju penyebaran covid-19.
 
"Salah Satu cara untuk menghentikan laju dari penularan covid ini adalah membatasi kerumunan hanya itu cara yang efektif. Salah satu tempat orang berkumpul adalah rumah ibadah, karena itulah maka peraturan dalam PPKM yang akan berlaku ini di mana rumah ibadah akan ditutup itu adalah salah satu cara yang baik untuk melindungi kita semua," kata JK di kediamannya, Jakarta, Kamis, 1 Juli 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Namun, JK berharap perangkat masjid terutama muazin tetap menggelar azan sesuai waktu salat. Khususnya marbut tetap ke masjid sepeti biasa. 
 
Baca: Gawat! Pasien Covid-19 Harian Mencapai 24.836, Tertinggi Selama Pandemi
 
Di sisi lain, JK mengingatkan dalam Islam hal yang paling utama adalah menjaga keselamatan sesama. JK mengimbau agar umat Islam di Indonesia mematuhi PPKM darurat, salah satunya tidak berkumpul di masjid demi keselamatan sesama.
 
JK juga menyarankan pelaksanaan salat Iduladha dilakukan di rumah. Langkah ini untuk mengantisipasi penyebaran covid-19.
 
(JMS)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif