Ketua Dewan Adat Nasional Irwannur Latubual dan Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto - Medcom.id/Achmad Zulfikar Fazli.
Ketua Dewan Adat Nasional Irwannur Latubual dan Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto - Medcom.id/Achmad Zulfikar Fazli.

Pemerintah Diminta Tetapkan Hari Adat Nasional

Achmad Zulfikar Fazli • 13 Februari 2019 16:03
Jakarta: Dewan Adat Nasional meminta pemerintah menetapkan 12 Juli sebagai Hari Adat Nasional. Hal itu sesuai dengan kelahiran Dewan Adat Nasional di Demak pada 12 Juli 1912.
 
"Hari Adat Nasional itu 12 Juli sesuai dengan hari kelahiran Dewan Adat Nasional pada 12 Juli 1912 di Demak. Dan itu tertulis dalam Trisandi Gajah Kencana," kata Ketua Dewan Adat Nasional Irwannur Latubual di Kantor DPP PDI Perjuangan, Jakarta, Rabu, 13 Februari 2019.
 
Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menerima usulan tersebut untuk diberikan kepada pemerintah. Menurut dia, pengakuan terhadap adat nusantara sangat penting. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


(Baca juga: Bertemu Jokowi, Aliansi Masyarakat Adat Laporkan Konflik Agraria)
 
Apalagi, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sudah menetapkan Hari Masyarakat Adat Internasional. "Maka apa yang diusulkan akan kami tindak lanjuti dengan kajian akademis untuk menyampaikan usulan bersama Dewan Adat nasional," ujar Hasto.
 
Hari Masyarakat Adat Internasional dirayakan setiap 9 Agustus. Hari itu diperingati sejak Sidang Umum PBB yang mengadopsi Deklarasi PBB tentang Hak-Hak Masyarakat Adat pada 13 September 2007.
 

 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif