Ilustrai--Truk pertamina--ANTARA/Oky Lukmansyah
Ilustrai--Truk pertamina--ANTARA/Oky Lukmansyah

Pembajak Mobil Tangki Pertamina Bakal Dijerat Hukum

Nasional pembajakan
Siti Yona Hukmana • 18 Maret 2019 13:09
Jakarta: Kapolres Jakarta Utara Kombes Budhi Herdi Susianto memastikan pelaku pembajakan dua mobil tangki Pertamina bakal diproses hukum. Polisi sudah mengidentifikasi 10 orang pelaku.
 
"Kami akan proses secara hukum bagi para pelakunya, kalau ada aktor intelektual yang menyuruh, kami akan proses," kata Budhi saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin, 18 Maret 2019.
 
Sebanyak dua mobil tangki Pertamina dibajak oleh pendemo Serikat Pekerja-Awak Mobil Tangki (SP-AMT). Mobil tangki itu dibawa ke Istana Negara. Saat itu, SP-AMT tengah melakukan demo di sana.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Budhi menyebut penyampaian pendapat tidak dilarang. Namun, tidak boleh melanggar undang-undang.
 
"Prinsipnya, sebenarnya demo itu kan diatur oleh undang-undang, tapi kalau sudah merampas kemudian menggunakan cara anarkis berarti sudah melanggar undang-undang," tandas Budhi.
 
(Baca juga:Kronologi Pembajakan Truk Tangki Pertamina ke Istana)
 
SP-AMT berunjuk rasa di Taman Pandang depan Istana Negara, Jalan Merdeka Barat, Gambir, Jakarta Pusat. Aksi diikuti oleh 120 peserta.
 
Mereka menuntut pengangkatan karyawan tetap dan pembayaran uang lembur. Mereka juga meminta tidak dilakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) secara sepihak dan meminta uang pensiun.
 
Diketahui, dua mobil tangki bernomor polisi B 9214 TFU dan B 9575 UU dirampas oleh 10 orang pada Senin, 18 Maret 2019 pukul 05.00 WIB. Mobil itu dikemudikan Muslih bin Engkon dan Cepi Khaerul.
 
Perampasan dilakukan setelah pengemudi Muslih bin Engkon dan Cepi Khairul mengisi bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Pelumpang, Jakarta Utara. Dua mobil itu hendak menuju ke Tangerang. Penghadangan dan perampasan terjadi sebelum masuk Tol Ancol.

 

(REN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif