Illustrasi. ANT/M Agung Rajasa.
Illustrasi. ANT/M Agung Rajasa.

Hunian Terintegrasi, BUMN Dilibatkan Urai Kemacetan di Stasiun Bogor

Nasional hunian jakarta
Eko Nordiansyah • 11 September 2017 15:27
medcom.id, Jakarta: PT Waskita Karya Realty dan PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI akan membangun hunian terintegrasi dalam proyek Transit Oriented Development (TOD) di Stasiun Bogor. Kondisi itu bakal membikin kemacetan makin parah.
 
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno menyebut, BUMN bakal dilibatkan untuk mengurai kemacetan. "Tentunya kita harus memikirkan bagaimana Kota Bogor ini secara transportasi publik harus lebih baik dan lebih aman," kata Rini di Kantor Kementerian BUMN, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin 11 September 2017.
 
Rini menuturkan, saat ini pengguna commuter line Jakarta-Bogor mencapai 800 ribu orang per hari. Ditambah lagi akan ada pembangunan double track Bogor-Sukabumi, sehingga lalu lintas di Stasiun Bogor diprediksi akan semakin padat ke depannya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengamini hal itu. Ke depan, kata dia, perlu ada underpass sehingga lalu lintas kendaraan tidak menganggu jalur kereta api.
 
(Baca juga:Pembangunan Hunian Terintegrasi di Stasiun Bogor Rampung 2019)
 
"Perlu dibangun underpass, kita harap di situ ada park and ride sehinggga warga dimudahkan untuk public transport. Jadi terima kasih mudah-mudahan kami dengan senang hati, tapi kami mohon, bantu kami untuk fasilitasi agar ini bisa berjalan baik," kata dia.
 
Sementara itu, PT Waskita Karya (Persero) Tbk selaku induk usaha Waskita Realty juga akan membangun stasiun baru di Sukaresmi. Pembangunan diharapkan dapat memecah konsentrasi penumpang yang selama ini bertumpuk di Stasiun Bogor.
 
"Jadi sebelum sampai ke Bogor ada pemberhentian, sehingga dapat menyebar kepadatan yang turun di Bogor. Jadi mengurangi orang di Bogor sebagian turun di Sukaresmi, sebagian turun di Bogor," kata Direktur Operasional Waskita Karya Bambang Riyanto.

 

(REN)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif