Banjir Meluas di Jakarta, Ini Daftar RT dan Ruas Jalan yang Tergenang
Annisa ayu artanti • 22 Januari 2026 14:22
Jakarta: Hujan deras yang mengguyur wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya kembali memicu banjir di sejumlah titik.
Genangan air dilaporkan meluas sejak siang hari dan berdampak pada permukiman warga serta akses jalan di beberapa wilayah Ibu Kota.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat, hingga siang hari, banjir telah menggenangi belasan rukun tetangga (RT) dan sejumlah ruas jalan dengan ketinggian air bervariasi.
"Ketinggian air berkisar 30-50 sentimeter," Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD Mohamad Yohan di Jakarta dilansir Antara, Kamis, 22 Januari 2026.
Menurut BPBD, banjir terjadi akibat curah hujan tinggi yang melanda Jakarta dan daerah sekitarnya, sehingga menyebabkan genangan di sejumlah titik rawan.
12 RT di Jakarta Barat terdampak banjir
Hingga pukul 12.00 WIB, BPBD DKI Jakarta mencatat terdapat 12 RT yang terendam banjir, seluruhnya berada di wilayah Jakarta Barat. Rinciannya sebagai berikut:
Kelurahan Kapuk: 1 RT
Ketinggian air: 30 cm
Penyebab: Curah hujan tinggi
Kelurahan Kedaung Kali Angke: 8 RT
Ketinggian air: 45–50 cm
Penyebab: Curah hujan tinggi
Kelurahan Rawa Buaya: 3 RT
Ketinggian air: 30 cm
Penyebab: Curah hujan tinggi
17 ruas jalan di Jakarta tergenang banjir
Selain permukiman warga, banjir juga menggenangi 17 ruas jalan yang tersebar di Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Utara, Jakarta Timur, dan Jakarta Pusat. Berikut daftar lengkapnya:
Jalan Gaya Motor Raya, Kelurahan Sungai Bambu, Jakarta Utara – 30 cm
Jalan Gaya Motor 1, Kelurahan Sungai Bambu, Jakarta Utara – 30 cm
Jalan Gaya Motor 2, Kelurahan Sungai Bambu, Jakarta Utara – 50 cm
Jalan Gaya Motor 3, Kelurahan Sungai Bambu, Jakarta Utara – 10 cm
Jalan Srengseng Raya, Kelurahan Srengseng, Jakarta Barat – 20 cm
Jalan Daan Mogot KM 13 (Seberang Victoria/Pabrik Gelas), Kelurahan Cengkareng Timur, Jakarta Barat – 25 cm
Fly Over Pesing, Kelurahan Kedaung Kali Angke, Jakarta Barat – 10 cm
Jalan Pulo Raya IV RT 6/RW 1, Kelurahan Petogogan, Jakarta Selatan – 10 cm
Jalan Pertenakan 2 RT 06/RW 07, Kelurahan Kapuk, Jakarta Barat – 20 cm
Jalan Gotong Royong RT 06/RW 08, Kelurahan Kapuk, Jakarta Barat – 20 cm
Jalan Pondok Karya Komplek RT 01/RW 4, Kelurahan Pela Mampang, Jakarta Selatan – 50 cm
Jalan Kemang Utara IX RT 004/04, Kelurahan Bangka, Jakarta Selatan – 20 cm
Jalan Taruna Pahlawan Revolusi (Titik Kenal SMPN 117), Kelurahan Pondok Bambu, Jakarta Timur – 10 cm
Jalan Percetakan Negara II RT 12/RW 06, Kelurahan Johar Baru, Jakarta Pusat – 20 cm
Jalan Manyar 1 RT 01/011, Kelurahan Tegal Alur, Jakarta Barat – 20 cm
Jalan Kapuk Bongkaran RT 022/RW 012, Kelurahan Kapuk, Jakarta Barat – 35 cm
Jalan Jati Padang Baru RT 013/RW 006, Kelurahan Jati Padang, Jakarta Selatan – 10 cm
BPBD kerahkan personel dan pompa air
BPBD DKI Jakarta telah mengerahkan personel untuk memantau kondisi genangan di setiap wilayah terdampak.
Selain itu, koordinasi juga dilakukan bersama Dinas Sumber Daya Air (SDA), Dinas Bina Marga, serta Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat).
"Kami juga memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik dan genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat," ujarnya.
Jakarta: Hujan deras yang mengguyur wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya kembali memicu
banjir di sejumlah titik.
Genangan air dilaporkan meluas sejak siang hari dan berdampak pada permukiman warga serta akses jalan di beberapa wilayah Ibu Kota.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat, hingga siang hari, banjir telah menggenangi belasan rukun tetangga (RT) dan sejumlah ruas jalan dengan ketinggian air bervariasi.
"Ketinggian air berkisar 30-50 sentimeter," Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD Mohamad Yohan di Jakarta dilansir Antara, Kamis, 22 Januari 2026.
Menurut BPBD, banjir terjadi akibat curah hujan tinggi yang melanda Jakarta dan daerah sekitarnya, sehingga menyebabkan genangan di sejumlah titik rawan.
12 RT di Jakarta Barat terdampak banjir
Hingga pukul 12.00 WIB, BPBD DKI Jakarta mencatat terdapat 12 RT yang terendam banjir, seluruhnya berada di wilayah Jakarta Barat. Rinciannya sebagai berikut:
Kelurahan Kapuk: 1 RT
Ketinggian air: 30 cm
Penyebab: Curah hujan tinggi
Kelurahan Kedaung Kali Angke: 8 RT
Ketinggian air: 45–50 cm
Penyebab: Curah hujan tinggi
Kelurahan Rawa Buaya: 3 RT
Ketinggian air: 30 cm
Penyebab: Curah hujan tinggi
17 ruas jalan di Jakarta tergenang banjir
Selain permukiman warga, banjir juga menggenangi 17 ruas jalan yang tersebar di Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Utara, Jakarta Timur, dan Jakarta Pusat. Berikut daftar lengkapnya:
- Jalan Gaya Motor Raya, Kelurahan Sungai Bambu, Jakarta Utara – 30 cm
- Jalan Gaya Motor 1, Kelurahan Sungai Bambu, Jakarta Utara – 30 cm
- Jalan Gaya Motor 2, Kelurahan Sungai Bambu, Jakarta Utara – 50 cm
- Jalan Gaya Motor 3, Kelurahan Sungai Bambu, Jakarta Utara – 10 cm
- Jalan Srengseng Raya, Kelurahan Srengseng, Jakarta Barat – 20 cm
- Jalan Daan Mogot KM 13 (Seberang Victoria/Pabrik Gelas), Kelurahan Cengkareng Timur, Jakarta Barat – 25 cm
- Fly Over Pesing, Kelurahan Kedaung Kali Angke, Jakarta Barat – 10 cm
- Jalan Pulo Raya IV RT 6/RW 1, Kelurahan Petogogan, Jakarta Selatan – 10 cm
- Jalan Pertenakan 2 RT 06/RW 07, Kelurahan Kapuk, Jakarta Barat – 20 cm
- Jalan Gotong Royong RT 06/RW 08, Kelurahan Kapuk, Jakarta Barat – 20 cm
- Jalan Pondok Karya Komplek RT 01/RW 4, Kelurahan Pela Mampang, Jakarta Selatan – 50 cm
- Jalan Kemang Utara IX RT 004/04, Kelurahan Bangka, Jakarta Selatan – 20 cm
- Jalan Taruna Pahlawan Revolusi (Titik Kenal SMPN 117), Kelurahan Pondok Bambu, Jakarta Timur – 10 cm
- Jalan Percetakan Negara II RT 12/RW 06, Kelurahan Johar Baru, Jakarta Pusat – 20 cm
- Jalan Manyar 1 RT 01/011, Kelurahan Tegal Alur, Jakarta Barat – 20 cm
- Jalan Kapuk Bongkaran RT 022/RW 012, Kelurahan Kapuk, Jakarta Barat – 35 cm
- Jalan Jati Padang Baru RT 013/RW 006, Kelurahan Jati Padang, Jakarta Selatan – 10 cm
BPBD kerahkan personel dan pompa air
BPBD DKI Jakarta telah mengerahkan personel untuk memantau kondisi genangan di setiap wilayah terdampak.
Selain itu, koordinasi juga dilakukan bersama Dinas Sumber Daya Air (SDA), Dinas Bina Marga, serta Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat).
"Kami juga memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik dan genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ANN)