Tim Relawan Solidarity for Humanity dari Jhonlin Group. Foto: Dok.JAR
Tim Relawan Solidarity for Humanity dari Jhonlin Group. Foto: Dok.JAR

Revitalisasi Pascabanjir, Jhonlin Bantu Pulihkan Muara Sungai Kuala Peunaga

Annisa ayu artanti • 25 Februari 2026 19:54
Ringkasnya gini..
  • Jhonlin Group revitalisasi Muara Kuala Peunaga lewat proyek pengerukan 5 km.
  • Target kedalaman 6 meter agar nelayan kembali beraktivitas normal.
Jakarta: Upaya pemulihan pascabanjir di Kabupaten Aceh Tamiang terus dilakukan. Kali ini, Jhonlin Group melalui tim relawan Solidarity for Humanity turun langsung melakukan revitalisasi di Muara Sungai Kuala Peunaga.
 
Aksi nyata tersebut dilakukan melalui proyek pengerukan atau dredging guna mengatasi pendangkalan muara yang sempat menghambat aktivitas nelayan setempat.
 
Revitalisasi ini difokuskan pada Muara Sungai Kuala Peunaga yang mengalami sedimentasi cukup parah akibat material banjir. Endapan tersebut menutup akses muara ke laut dan menyulitkan kapal nelayan keluar masuk.

Program ini digerakkan sebagai bentuk kepedulian Jhonlin Group terhadap pemulihan lingkungan sekaligus kemanusiaan setelah bencana melanda wilayah tersebut.
 
"Tujuan utama dilakukannya proyek pengerukan ini adalah untuk memulihkan kedalaman muara, sehingga masyarakat pesisir bisa kembali beraktivitas secara normal tanpa bergantung pada pasang surut. Pengerukan akan dilakukan sepanjang lima kilometer, dengan target kedalaman enam meter," kata Perwakilan JHONLIN Group, Vendi Umar, Rabu, 25 Februari 2026.
 
Baca juga: Jhonlin Turunkan 40 Personel ke Aceh Tamiang untuk Bantu Pemulihan Pascabencana

Proyek bertahap selama 1,5 tahun

Secara teknis, proyek ini akan dilaksanakan secara bertahap dan diproyeksikan berlangsung sekitar satu setengah tahun.
 
Manager Operasional PT Dua Samudra Perkasa, Aris Setiawan, menyampaikan bahwa pengerjaan dilakukan dengan perencanaan matang agar dampaknya berkelanjutan.
 
"Proyek pengerukan ini diproyeksikan berjalan secara bertahap selama sekitar satu setengah tahun. Selain mengembalikan fungsi muara sebagai jalur keluar masuk kapal nelayan. Kegiatan ini juga diharapkan mampu memperkuat ketahanan kawasan pesisir dari dampak sedimentasi berulang di masa depan," tutur dia.

Dukungan pemulihan lingkungan dan ekonomi pesisir

Revitalisasi Kuala Peunaga tidak hanya berorientasi pada aspek teknis pengerukan, tetapi juga pada pemulihan ekonomi masyarakat pesisir.
 
Dengan kembalinya kedalaman muara, nelayan di Aceh Tamiang dapat kembali melaut tanpa harus menunggu kondisi pasang surut air. Hal ini diharapkan mempercepat pemulihan ekonomi lokal yang sempat terdampak bencana.
 
Langkah Jhonlin Group melalui tim Solidarity for Humanity menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan dalam mendukung pemulihan lingkungan dan masyarakat pascabencana.

 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(ANN)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan