Petugas gabungan memindahkan puing-puing pesawat Lion Air JT 610 ke dalam truk KNKT di dermaga JICT 2,Tanjung Priok, Jakarta Utara. Foto: MI/Ramdani.
Petugas gabungan memindahkan puing-puing pesawat Lion Air JT 610 ke dalam truk KNKT di dermaga JICT 2,Tanjung Priok, Jakarta Utara. Foto: MI/Ramdani.

Tak Semua Keluarga Korban Lion Air Dapat Fasilitas Hotel

Nasional Lion Air Jatuh
Siti Yona Hukmana • 24 Januari 2019 15:39
Jakarta: Posko Lion Air PK-LQP yang berada di Hotel Ibis Slipi, Jakarta Barat, tidak menampung seluruh keluarga korban yang berada di Hotel Ibis Cawang, Jakarta Timur. Hanya keluarga korban yang belum teridentifikasi mendapatkan fasilitas inap.
 
"Korban yang sudah teridentifikasi, keluarganya enggak dapat fasilitas lagi. Hanya untuk keluarga korban yang belum teridentifikasi. Sementara, hak-hak mereka masih ada, yaitu hak asuransi," kata salah satu keluarga korban, Raja Umar, 27 kepada Medcom.id, Kamis, 24 Januari 2019.
 
Di sisi lain, Umar mendapatkan kabar dari Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri bila ada sebanyak 75 bagian tubuh korban yang teridentifikasi. Namun, bagian tubuh itu berasal dari korban yang sudah teridentifikasi sebelumnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Jadi, mereka punya hak untuk mengambil keluarga yang ada bagian-bagian teridentifikasi itu. Sementaranya mereka tidak ada kamar," ujar Umar.
 
Umar mengaku saat ini sebanyak kurang lebih 50 keluarga korban masih berada di Hotel Ibis Cawang. Belum ada yang berangkat ke posko baru di Hotel Ibis Slipi, Jakarta Barat.
 
"Kita sengaja ngulur-ngulur waktu. Kita ingin berdialog dulu dengan Lion Air untuk bisa memberikan fasilitas inap juga kepada keluarga korban yang sudah teridentifikasi," ungkap dia.
 
Umar ingin direksi Lion Air mendatangi keluarga korban. Pasalnya, kata dia, saat ini hanya ada petugas Lion Air biasa. "Kalau berdialog dengan direksi kan bisa mengambil keputusan. Sama petugas biasa enggak bisa," jelas dia.
 
Baca: Pindah Posko, Lion Air Klaim Tetap Fasilitasi Keluarga Korban PK-LQP
 
Umar mendapatkan fasilitas inap karena kakak kandungnya, Reo Yumitro, 37, belum teridentifikasi. Namun, diasedih dengan sikap Lion Air terhadap keluarga korban.
 
"Kita sudah seperti keluarga. Enggak mungkin kita yang belum teridentifikasi ini langsung pergi ke Hotel Ibis Slipi, sementara korban yang di Ibis Cawang ini terancam terusir. Mereka enggak tahu mau tinggal di mana kan kasihan," ucapnya.
 
Lion Air memindahkan posko ke Hotel Ibis Slipi, per hari ini. Posko untuk keluarga korban di Hotel Ibis Cawang, sudah ditiadakan.
 

 

(OGI)

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif