Untuk merayakan Hari Pohon, Kopassus menanam 10 ribu pohon di Universitas Indonesia. -- Rizky Ferdyansyah
Untuk merayakan Hari Pohon, Kopassus menanam 10 ribu pohon di Universitas Indonesia. -- Rizky Ferdyansyah

Ketika TNI Masuk Kampus...

Rizky Ferdyansyah • 06 Desember 2014 10:50
medcom.id, Jakarta: Aparat dilarang masuk lingkungan akademis. Slogan tidak tertulis itu lekat dengan gerakan reformasi 1997/1998. Namun, Sabtu (6/12/2014), sejumlah anggota Komando Pasukan Khusus (Kopassus) merangsak masuk ke Universitas Indonesia. Eits, tapi ini dalam arti positif lho.
 
Untuk merayakan Hari Pohon, Kopassus menanam 10 ribu pohon di kampus kuning ini. Suasana yang 'cair' pun terlihat pada acara ini. Selain saling melempar senyum, tentara dan akademisi santai bertukar pikiran.
 
Wakil Komandan Jendral (Wadanjen) Kopasus, Brigjen TNI M Herindra MA, menegaskan UI sudah seperti rumah bagi Koppasus.

"Dulu, tentara masuk universitas itu dilempari. Namun, sekarang UI seperti rumah sendiri. Bisa bersepeda di dalamnya. Kita concern untuk menjaga UI," ujar Herindra saat sambutan di belakang Balairung UI, Jakarta, Sabtu (6/12/2014).
 
Kepedulian TNI dengan kampus ini diwujudkan dengan pengecekan rutin pohon yang akan ditanam Kopassus. Jika nanti ada tanaman yang mati, grup 3 Kopassus dan Detasemen Markas Kopasus akan bertanggung jawab.
 
"Saya besok kalau ke sini lagi, ke rektorat, pohon saya mati, saya pindahin kamu ke Papua di Jayapura. Di ujung sana kamu nanam pohon itu. Termasuk pohon wakil rektor jangan sampai mati ya," ancamnya kepada anggota-anggotanya.
 
Sebanyak 150 anggota Kopassus dibantu oleh mahasiswa UI, menanam berbagai macam pohon, di antaranya pohon nangkadak dan cermai. Pada itu, turut hadir Wakil Rektor UI Bambang Wibawarta yang juga ikut menanam pohon.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(BOB)


TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

>