Etik jurnalis peliput konflik. Foto: Dok/Metro TV
Etik jurnalis peliput konflik. Foto: Dok/Metro TV

Begini Etika Jurnalis Peliput Konflik

MetroTV • 13 Juli 2022 03:22
Jakarta: Jurnalis terlihat sebagai pekerjaan yang menarik dan menantang. Apapun jurusan dan kampusnya, siapapun bisa jadi jurnalis.
 
Jurnalis merupakan seseorang yang menghimpun berita, mencari fakta, dan melaporkan suatu peristiwa. Tugas seorang jurnalis adalah untuk menginformasikan apa yang sehari-hari terjadi di dunia kepada masyarakat.
 
Pekerjaan yang dilakukan bukanlah hal yang mudah. Meskipun begitu, banyak orang yang ingin menjadi seorang jurnalis.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Tidak sedikit juga yang merasa bingung bagaimana caranya menjadi seorang jurnalis. Kebanyakan orang berpikir jika seorang jurnalis haruslah dari jurusan yang berkaitan dengan kepenulisan dan jurnalistik atau harus berasal dari kampus-kampus terkenal.
 
Jurnalis Metro TV Desi Fitriani dalam tayangan Selamat Pagi Indonesia di Metro TV, Selasa, 12 Juli 2022 menjelaskan, bagaimana tantangan menjadi seorang jurnalis dan bagaimana cara untuk menjadi jurnalis.
 
“Jangan takut untuk memulai dan jangan pernah memelihara rasa takut.” ujar Desi.
 
Menurut Desi, rasa takut memang manusiawi. Namun, jika kita memelihara rasa takut, kita tidak akan bisa meliput dengan baik di lapangan.
 
Ia juga berpesan untuk menulis ide apapun sebelum direalisasikan dan menjadi aktif. Ide yang tidak ditulis akan menjadi sia-sia dan tidak akan terlaksana.
 
Dari penjelasan Desi, jurnalis bisa lahir dari semua sisi ilmu karena meliput hal-hal khusus seperti ekonomi, arsitektur, politik, dan lainnya. Terpenting adalah bekerja dengan hati. (Kinanthi Redha)
 
(MBM)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif