Kemenhub Klaim Harga Tiket Pesawat Selama Lebaran Masih Wajar
Pemudik pulang ke kampung halaman dengan pesawat terbang - ANT/Aji Styawan.
Jakarta: Dirjen Perhubungan Udara Agus Santoso mengklaim kenaikan harga tiket selama musim Lebaran masih wajar. Dari pemantauan 36 bandara yang melayani arus Lebaran, sebutnya, harga tiket masih aman dan terkendali karena berada di bawah batas atas sesuai Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 14 Tahun 2016.

Saat menginspeksi arus balik di Bandara Adi Sumarmo, Solo, Agus mengapresiasi pengelola bandara karena telah memasang informasi tarif penerbangan dari dan ke Solo. Informasi tarif itu dipampang pengelola bandara menggunakan banner.

"Dengan ini penumpang jadi bisa mengecek harga tiket pesawat yang dibelinya," kata Agus dalam keterangan tertulis, Jakarta, Kamis, 21 Juni 2018.


Agus menuturkan, Bandara Adi Sumarmo merupakan salah satu bandara tersibuk dalam melayani arus mudik dan arus balik Lebaran. Namun demikian, akunya, pelayanan di Bandara Solo itu berjalan lancar, aman, dan terkendali.

Ini lantaran adanya penambahan parking stand untuk pesawat narrow body sekelas B737 dan A320, dari 10 menjadi 15. Selain itu disediakan pula tempat parkir mobil tambahan dan arus keluar-masuk penumpang diubah agar lebih efisien.

(Baca juga: Pemudik Pesawat Udara Naik 10,18%)

"Saya melihat aturan selama Lebaran yang kami tetapkan sudah diimplementasikan dalam standar prosedur operasi dan dilaksanakan dengan baik. Sehingga mulai dari arus mudik hingga puncak arus balik semua penerbangannya berjalan dengan selamat, aman, dan nyaman," lanjut dia. 

Di Bandara Adi Sumarmo, tiap hari terdapat 76-81 penerbangan selama arus mudik dan arus balik Lebaran tahun ini. Jumlah ini meningkat dibanding hari biasa yang hanya melayani 66 penerbangan datang dan pergi.

Selama puncak mudik Lebaran yakni pada H-2, terdapat 7.511 penumpang yang dilayani di Bandara Solo ini. Sedangkan pada puncak arus balik pertama pada H+3, terdapat 7.610 penumpang yang dilayani.

Terkait rute gemuk selama Lebaran dari dan ke Solo berasal dari Jakarta, Palangkaraya, Palembang, dan Bali. 

"Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh penumpang pesawat terbang dan seluruh operator penerbangan atas kerja sama guyub rukun sehingga bisa tercipta kondisi penerbangan yang selamat, aman, nyaman, dan lancar," pungkas Agus.

(Baca juga: Pos Pam Bandara Soetta Dinilai Ketinggalan Zaman)
 



(REN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id