Dyl dan Dar, dua anak korban kekerasan psikis advokat AL saat mengadu ke KPAI, Rabu, 28 April 2021. Dokumentasi/Istimewa
Dyl dan Dar, dua anak korban kekerasan psikis advokat AL saat mengadu ke KPAI, Rabu, 28 April 2021. Dokumentasi/Istimewa

Merasa Diintimidasi, 2 Anak Advokat Mengadu ke KPAI

Nasional kpai media sosial intimidasi dunia maya
Deny Irwanto • 29 April 2021 05:55
Jakarta: Sebanyak dua anak advokat sekaligus pendiri Master Trust Lawfirm Natalia Rusli, Dyl dan Dar, mengadukan seorang advokat berinisial AL ke Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) terkait teror. Keduanya merasa tertekan dan terintimidasi dari perbuatan yang diduga dilakukan AL.
 
Natalia mengatakan dugaan teror tersebut merupakan buntut dari permasalahannya dengan AL yang sedang bergulir. "Nama kelima anak saya ikut diseret ke dalam berita, padahal dalam persoalan ini mereka tidak tahu apa-apa. Apakah etis dan dibenarkan cara yang seperti itu," kata Natalia di Kantor KPAI, Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu, 28 April 2021.
 
Natalia mengatakan bentuk teror tersebut, yakni menyebarkan link berita dan postingan medsos terkait perseteruan dirinya dengan AL. Menurut dia, postingan melalui aplikasi pesan tersebut menggangu kenyamanan kedua anaknya yang masih remaja.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Natalia menyebut pengaduan juga dibuat agar tidak ada lagi tindakan serupa. "Anak-anak saya merasa terintimidasi oleh oknum pengacara AL. Alvin memberikan link-link berita yang tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya dan melakukan intimidasi psikis kepada anak-anak saya dengan menakut-nakuti mereka dengan perkataan yang tidak layak untuk seorang anak-anak," jelas Natalia.
 
Baca: Kapok Diserang Buzzer, Kwik Kian Gie: Mereka Kasar dan Kotor
 
Sementara Dyl, anak pertama Natalia, meminta masyarakat tidak terprovokasi oleh insiden tersebut. Dyl menilai intimidasi yang dilakukan AL lantaran langkahnya sudah tersudut.
 
"Saya mengimbau agar Om AL tidak melakukan provokasi di media sosial ataupun di media online, apalagi memasukkan nama kelima anak Ibu Natalia yang masih di bawah umur, saya tidak setuju dengan langkah itu," ungkap Dyl.
 
Sementara Dar, anak perempuan Natalia yang masih berusia 14 tahun, ikut angkat bicara terhadap kasus perseteruan ibunya dengan AL. Dia mengaku menyesalkan sikap AL yang kurang pantas.
 
"Dipikir aku takut diancem begitu. Enggaklah, dia salah orang," ungkap Dar.
 
(AZF)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif