Konferensi pers terkait korban pesawat Sriwijaya Air SJ-182 di RS Polri, Kramat Jati, Jaktim, Rabu, 13 Januari 2021. Foto: Medcom.id/Kautsar Widya Prabowo
Konferensi pers terkait korban pesawat Sriwijaya Air SJ-182 di RS Polri, Kramat Jati, Jaktim, Rabu, 13 Januari 2021. Foto: Medcom.id/Kautsar Widya Prabowo

6 Korban Sriwijaya Air Teridentifikasi dari Sidik Jari

Nasional pesawat hilang Pesawat Jatuh sriwijaya air Sriwijaya Air Jatuh Sriwijaya Air Hilang Kontak Pesawat Sriwijaya Air Sriwijaya Air SJ182
Kautsar Widya Prabowo • 13 Januari 2021 22:57
Jakarta: Rumah Sakit (RS) Polri mengidentifikasi enam korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182. Seluruh korban dapat diketahui jati dirinya melalui sidik jari. 
 
Sebanyak dua korban baru teridentifikasi, yakni Indah Halimah Putri dan Agus Minarni. Identifikasi dilakukan dengan mencocokkan sidik jari korban dan data kartu tanda penduduk elektronik (KTP-el). 
 
Kabid Topol Pusinafis Bareskrim Polri Kombes Pol Sriyanto menyebut identifikasi korban Indah dilakukan dari sidik jari tangan kiri. Sidik jari itu sesuai dengan dengan data di KTP-el.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Data FDR Sriwijaya Air SJ-182 Mulai Diunduh
 
"Dari sidik jari jempol kiri korban, kita cari sidik jarinya ternyata jempol kiri ada kesesuaian identik 12 titik. Ini menurut kami tidak bisa terbantahkan," jelas Sriyanto, di Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu, 13 Januari 2021.
 
Pada korban Agus Minarni, identifikasi dilakukan dengan cara yang serupa. Namun, proses identifikasi Agus dilakukan terhadap tangan kanannya.
 
"Kita bandingkan sidik jari dan KTP-el  terdapat 12 titik identik kesamaan sidik jari dan tidak bisa terbantahkan," jelas dia.
 
Sebanyak empat korban lainnya teridentifikasi pada hari yang berbeda. Pada Selasa, 12 Januari 2020, ada tiga korban teridentifikasi, yaitu Kopilot Nam Air Fadly Satrianto, Asy Habul Yamin, dan Khasanah. Sementara itu, pramugara Sriwijaya Air Okky Bisma teridentifikasi, Senin, 11 Januari 2021. 
 
Pesawat Sriwijaya Air dengan call sign SJ-182 rute Jakarta-Pontianak hilang kontak pukul 14.40 WIB, Sabtu, 9 Januari 2021. Pesawat Boeing 737-500 dengan nomor registrasi PK-CLC itu lepas landas dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, pukul 14.36 WIB.
 
Posisi terakhir pesawat berada di 11 mil laut utara Bandara Soetta, tepatnya di sekitar Pulau Laki, Kepulauan Seribu. Pesawat tercatat hendak menambah ketinggian dari 11 ribu ke 13 ribu kaki. Pesawat itu jatuh dengan mengangkut 62 orang yang terdiri atas 50 penumpang dan 12 kru.
 
(OGI)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif